Contoh Kalimat Majemuk Bertingkat, Setara, Campuran

Contoh Kalimat Majemuk Mempelajari suatu bahasa tak lepas dari belajar penggunaan kalimat, termasuk dalam bahasa Indonesia. Ada berbagai macam kalimat. Kali ini Admin sediakan materi tentang kalimat majemuk.

Pengertian Kalimat Majemuk
Secara singkat, kata ‘majemuk’ berarti lebih dari satu. Adapun pengertian kalimat majemuk adalah kalimat yang terdiri lebih dari satu pola kalimat. Kalimat majemuk juga bisa dimaknai sebagai dua kalimat yang digabungkan menjadi satu.

Perhatikan kalimat tunggal berikut!
– Ayah membaca koran.
– Ibu memasak di dapur.

Kedua kalimat tunggal di atas bisa diubah menjadi kalimat majemuk seperti berikut.

Ayah membaca koran ketika ibu memasak di dapur.

Kalimat majemuk di atas menggunakan kata penghubung ‘ketika’, yang menandakan kedua kegiatan itu terjadi secara bersamaan.

Macam-macam Kalimat Majemuk
Kalimat majemuk dibedakan menjadi beberapa jenis berdasarkan kedudukannya.

1) Kalimat Majemuk Setara
Kalimat majemuk setara merupakan penggabungan beberapa kalimat tunggal yang kedudukannya sederajat. Pada kalimat majemuk jenis ini, kedudukan pola-pola kalimatnya setara.

Kalimat majemuk setara dibagi menjadi 3 macam, yaitu:

1. Setara memilih
Pada kalimat majemuk setara memilih, kata penghubung yang digunakan berupa atay .

Contoh:
Kau melanjutkan kuliah saja atau mencari kerja.
Kerjakan tugas itu sekarang atau kau akan dimarahi.

2. Setara menggabungkan
Kalimat majemuk setara jenis ini menggunakan kata tugas berupa: lagi, dan, karena itu, sesudah itu.

Contoh:
Maman bermain bola dan Anto bermain kelereng.
Salsabila telah lulus kuliah, setelah itu ia membangun usaha sendiri.

3. Setara mempertentangkan
Pada kalimat majemuk ini, kata tugas yang digunakan berupa: hanya, melainkan, tetapi.

Contoh:
Ujian Nasional akan digelar beberapa bulan lagi, tetapi sampai saat ini ia masih saja bermalas-malasan.
Calon pemimpin daerah sebaiknya bukan hanya mengucapkan janji-janji saja, melainkan bukti nyata setelah ia terpilih.

2) Kalimat Majemuk Bertingkat
Ini kebalikan dari kalimat majemuk setara. Pada kalimat majemuk bertingkat, pola-pola kalimatnya tidak setara. Pada kalimat majemuk jenis ini, ada yang disebut dang induk kalimat dan anak kalimat. Induk kalimat merupakan bagian kalimat majemuk yang kedudukannya lebih tinggi dari pola lain.

Contoh:
Perusahaan milik Pak Bayu telah memberikan sumbangan kepada para korban bencana tanah longsor.
Ibnu telah mengerjakan tugas matematika yang diberikan oleh gurunya.
Yang harus bertanggung jawab atas kejadian itu telah melarikan diri.
Sultan sedang membaca buku yang telah ia beli minggu lalu.

3) Kalimat Majemuk Campuran
Kalimat majemuk jenis ini merupakan kalimat majemuk yang berupa gabungan kedua jenis kalimat majemuk di atas. Pada kalimat majemuk ini, minimal ada tiga kalimat tunggal.

Contoh:
– Ayah pulang dari Jakarta ketika Sisi sedang bermain rumah-rumahan dan ibu sedang memasak.
1. Ayah pulang dari Jakarta. (induk kalimat)
2. Sisi sedang bermain rumah-rumahan. (anak kalimat)
3. Ibu sedang memasak. (anak kalimat)

– Wulan sedang menyapu halaman dan Talia sedang menyiram bunga ketika Pak Dani mau berangkat ke kantor.
– Risma berbicara kepada Wati bahwa ia menyukai Rudi dan Lia terkejut mendengar hal itu.
– Pak Bambang bekerja sebagai karyawan di perusahaan dan Bu Muniroh bekerja sebagai buruh tani agar mereka bisa menyekolahkan anak-anak mereka.

Demikian pembahasan tentang kalimat majemuk yang terdiri dari pengertian, jenis-jenis dan contoh kalimat majemuk.