Contoh Kalimat Pengandaian dan Kalimat Pengharapan

Materi bahasa Indonesia kali ini masih seputar kalimat. Kali ini kita bahas tentang kalimat pengandaian dan kalimat pengharapan. Pernahkah kalian berandai-andai? Pernahkah kalian mengharapkan sesuatu? Bagaimana cara mengungkapkannya?

Berandai-andai bisa berupa mengandaikan sesuatu yang belum terjadi atau yang pernah terjadi. Mengandaikan sesuatu bisa berupa penyesalan maupun mengkhayal. Sedangkan berharap merupakan berkeinginan agar sesuatu dapat terjadi.

1. Kalimat Pengandaian
Kalimat pengandaian merupakan kalimat untuk mengungkapkan keingininan yang belum terwujud. Kalimat ini bisa berisi impian, penyesalan, maupun, persyaratan.

Kalimat pengandaian dapat ditandai dengan ungkapan: jika, maka, seandainya, kalau, apabila, bila, andaikan.

Contoh kalimat pengandaian
1. Jika hujan turun, maka jemuran akan basah.
2. Seandainya tadi pagi Adi tidak datang terlambat, pasti ia tidak akan dimarahi oleh gurunya.
3. Andaikan saja dulu aku rajin belajar.
4. Seandainya ia bisa hidup hemat, mungkin hidupnya tidak menderita seperti saat ini.
5. Bila buah mangga itu sudah matang, Reza ingin memetiknya.
6. Hesti akan melanjutkan kuliah jika ia lulus dari SMA.
7. Adit akan dibelikan sepeda oleh ayahnya jika ia mendapatkan peringkat pertama.
8. Apabila di negeri ini tidak ada korupsi, mungkin masyarakat sejahtera.
9. Jika Jarwo pulang kampung, maka Sopo kesepian.
10. Tia akan berangkat ke bandara jika hujan sudah reda.

2. Kalimat Pengharapan
Kalimat harapan merupakan kalimat untuk mengungkapkan harapan agar sesuatu terjadi. Kalimat ini dapat ditandai dengan ungkapan seperti: semoga, mudah-mudahan, semoga saja, saya berharap, saya harap, dan kami harap.

Kalimat pengharapan bisa berisi doa kepada Tuhan maupun harapan kepada seseorang, kelompok orang, atau pihak tertentu agar terjadi hal apa yang diungkapkan dalam kalimat tersebut.

Contoh kalimat pengharapan
1. Semoga kedua orang tuaku selalu diberi kesehatan.
2. Mudah-mudahan aku berhasil meraih kesuksesan.
3. Semoga saja ia mau memaafkanku.
4. Saya harap Bapak berkenan menerima lamaran saya.
5. Kami harap perusahaan Bapak dapat bekerja sama dengan perusahaan kami.
6. Saya berharap agar ia selamat sampai tujuan.
7. Mudah-mudahan ia bisa mengambil pelajaran dari peristiwa ini.
8. Semoga saja aku bisa diterima oleh keluargamu.
9. Semoga aku bisa membahagiakanmu.
10. Semoga apa yang aku inginkan dapat terwujud.

Contoh penggunaan kalimat pengandaian dan kalimat pengandaian dalam percakapan

Ani: Hai, Tia. Lagi sibuk apa?
Tia: Eh, Ani. Lagi sibuk buat persiapan lomba pidato.
Ani: Memagnya kapan lombanya?
Tia: Kalau jadi sih dua hari lagi.
Ani: Wah, sebentar lagi dong.
Tia: Iya. Ini makanya aku latihan buat memantapkan diri.
Ani: Semoga berhasil ya. Semoga kamu jadi juara satu.
Tia: Amin.
Ani: Kalau kamu menang, kamu traktir aku dong.
Tia: Doain ya, semoga nanti aku menang.
Ani: Iya dong. Kamu kan sahabat aku.

Coba cari mana yang termasuk kalimat pengandaian dan mana yang termasuk kalimat pengharapan pada percakapan di atas.

Demikian pembahasan tentang kalimat pengandaian dan kalimat pengharapan. Setelah kalian mempelajari kedua kalimat ini, bisakah kalian cari tahu perbedaannya?