Contoh Kalimat Tanya Biasa, Retoris, Konfirmasi, Tersamar

Contoh Kalimat Tanya – Sebagai seorang pelajar, tentu kalian tak asing lagi dengan yang disebut pertanyaan. Saat menjawab soal-soal ujian atau ulangan, tentu tak lepas dari yang namanya pertanyaan, terlebih pada soal uraian.

Kali ini blog laelitm.com coba membahas materi seputar kalimat tanya dalam bahasa Indonesia.

Kalimat tanya merupakan kalimat yang berisi pertanyaan yang dimaksudkan untuk mendapatkan jawaban dari pihak yang diberi pertanyaan. Ada berbagai tujuan orang bertanya, seperti ingin mencari tahu, untuk menguhi, untuk konfirmasi, dan sebagainya.

Kata Tanya
Sebelum berlanjut ke contoh kalimat tanya, ada baiknya kita bahas dulu apa itu kata tanya. Kata tanya merupakan kata yang digunakan sebagai penanda kalimat tanya.

Berikut ini macam-macma kata tanya.

Apa: untuk menanyakan benda, perbuatan, atau keadaan.

Contoh:
Apa kabar dia?
Apa yang kamu inginkan?
Apa saja yang tadi kamu beli?
Apa kamu sudah belajar?
Apa dia sudah berangkat sekolah?

Siapa: untuk menanyakan orang / pelaku.

Contoh:
Siapa orang itu?
Siapa penemu internet?
Siapa nama ibu kamu?
Siapa orang yang tadi memakai jaket merah?
Siapa yang ingin ikut ke taman?

Mengapa: untuk menanyakan alasan.

Contoh:
Mengapa ia melakukan hal itu?
Mengapa Rita belum mengerjakan pekerjaan rumah?
Mengapa Rudi menyukai soto.
Mengapa ia baru bangun tidur?
Mengapa Hasan baru datang?

Kapan: untuk menanyakan waktu.

Contoh:
Kapan Indonesia merdeka?
Kapan ia akan pergi ke Jakarta?
Kapan ASEAN didirikan?

Bagaimana: untuk menanyakan keadaan atau penjelasan tentang sesuatu.

Contoh:
Bagaimana cara merebus singkong?
Bagaimana ia bisa tahu?
Bagaimana kalau kamu mengalah saja?

Selain kata tanya di atas, kalimat tanya juga bisa ditandai dengan partikel -kah. Partikel -kah ini bisa melekat pada kata tanya maupun tidak.

Contoh:
Apakah kamu sudah belajar?
Bukankah kemarin kamu sudah beli buku?
Salahkah aku?
Ingatkah kau dengan diriku?
Haruskah aku melakukan pekerjaan itu?

Jenis-jenis Kalimat Tanya

Kalimat Tanya Biasa
Kalimat tanya jenis ini merupakan kalimat tanya yang bertujuan untuk mendapatkan jawaban atau penjelasan tentang suatu hal. Jawaban pertanyaan ini bisa berupa penjelasan yang panjang.

Contoh kalimat tanya biasa
Bagaimana proses terjadinya hujan?
Siapa yang mengibarkan bendera merah putih?
Mengapa dalam sehari 24 jam?
Apa penyebab gempa bumi?
Kapan Monas dibangun?

Kalimat Tanya Retoris
Pada kalimat tanya retoris, tujuan penanya sebenarnya bukan untuk mendapatkan jawaban, karena penanya sebenarnya sudah tahu jawabannya. Dengan kata lain, kalimat tanya retoris tidak memerlukan jawaban.

Contoh kalimat tanya retoris:
Apakah kemiskinan di negeri ini harus terus dibiarkan?
Maukah kau hidup serba kekurangan?
Apa kita bisa sukses kalau tidak berusaha?

Kalimat Tanya Tersamar
Pada kalimat tanya jenis ini, penanya bertujuan untuk mengutarakan maksud yang tersamar, seperti memohon, menyanggah, menyuruh, dan sebagainya.

Contoh kalimat tanya tersamar:
Mengapa kamu menyuruhku?
Maukah kau membantuku?
Apakah tidak ada orang lain selain aku yang dapat membantumu?

Kalimat Tanya Konfirmasi
Pad kalimat tanya ini, penanya bertujuan untuk menanyakan kebenaran tentang sesuatu yang ditanyakan. Jawabannya berupa jawaban yang singkat.

Contoh kalimat tanya konfirmasi:
Apakah kamu sudah membaca buku itu?
Apakah Risa yang meminjam sepatumu?
Apakah Dina itu kakakmu?
Apakah kamu sudah membayar SPP?
Apakah kamu sudah menemui Hadi?
Apa kamu sudah yakin dengan pilihanmu?

Demikian kumpulan contoh kalimat tanya  dalam bahasa Indonesia.