Contoh Surat Pribadi untuk Teman, Sahabat, Keluarga

Contoh Surat Pribadi – Dulu surat menjadi media komunikasi yang penting. Seseorang yang ingin mengetahui kabar saudara, teman, maupun keluarganya bisa mengirim surat kepada orang yang dituju. Sekadar ingin tahu kabar, dulu orang rela menulis surat kemudian menunggu balasan yang bisa sampai berbulan-bulan.

Surat pribadi menjadi sarana komunikasi yang dulu banyak digunakan. Namun, kini sudah tergantikan dengan hadirnya perangkat canggih untuk mengirim pesan. Meskipun begitu, materi tentang surat pribadi masih dibahas di buku Bahasa Indonesia.

Pengertian
Surat pribadi merupakan surat yang ditulis seseorang untuk dikirimkan kepada orang lain entah itu teman, keluarga, saudara dan sebagainya yang isinya seputar hal-hal pribadi. Surat pribadi menggunakan bahasa sehari-hari karena bukan termasuk surat formal.

Manfaat menulis surat pribadi
Menulis merupakan kegiatan yang bermanfaat, tak terkecuali menulis surat pribadi. Apa sajakah itu? Berikut beberapa manfaat menulis surat pribadi.

– Mengungkapkan perasaan
Melalui surat pribadi, seseorang dapat mengungkapkan perasaannya, seperti masalah pribadi, pengalaman, dan sebagainya.

– Mengembangkan kreativitas
Menulis surat pribadi bisa dijadikan sebagai latihan membuat tulisan. Dengan ini, orang yang menulis surat bisa mengungkapkan isi hatinya dalam bentuk tulisan dan secara tidak langsung mengasah kemampuan menulis.

– Mengembangkan gagasan
Dengan menulis surat pribadi, kalian bisa menyampaikan gagasan yang kalian miliki ke adlam surat secara bebas.

– Untuk mewakili pribadi seseorang
Selembar surat dapat mewakili pribadi seseorang. Pesan pribadi yang kalian tulis bisa diterima oleh orang yang kalian tuju meski jaraknya berjauhan. Selain itu, surat pribadi juga dapat memperkuat tali persaudaraan.

referensi: belajar.kemdikbud.go.id

Contoh
Berikut ini beberapa contoh surat pribadi berbagai tujuan, ada yang ke teman, sahabat, dan ayah (keluarga). Silakan dipelajari baik-baik dan diperhatikan usnur-unsur yang ada.

Contoh Surat Pribadi untuk Sahabat

Jakarta, 16 Desember 2016

Untuk Naura sahabatku
Di tempat

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Hai Naura, bagaimana kabarmu? Wah, ternyata sudah lama ya kita tidak bertemu. Sejak lulus SMP, kita belum bertemu lagi. Bagaimana kabarmu dan keluarga kamu di sana? Apakah kamu betah tinggal di situ? Pasti kamu sudah punya banyak teman baru ya.

Ra, setelah lulus SMP, aku melanjutkan ke SMA favorit di sini. Alhamdulillah aku bisa diterima di sekolah itu. Awalnya aku ragu dengan nilaiku yang pas-pasan. Tapi, namanya juga sudah takdir, aku diterima di sekolah itu. Aku senang sekali bisa diterima di sekolah favorit yang dulu aku inginkan. Di sekolah itu aku jadi punya banyak teman baru. Guru-gurunya juga baik-baik. Tapi, namanya juga sekolah, banyak tugas sampai bikin aku sibuk. Aku menyempatkan menulis surat ini karena aku kangen sama kamu, Ra.

Kalau ada waktu, kamu main dong ke rumah aku biar kita bisa bermain dan bercanda seperti dulu. Bila perlu ajak juga teman-teman kamu biar bisa kenalan sama aku.

Sekian dulu, ya! Sampai nanti.

Sahabatmu,

Adinda Kusuma Melati

Contoh Surat Pribadi untuk Teman

Surakarta, 16 Desember 2016

Untuk Intan Nurrohmah
Di tempat

Assalamu’alaikum wr. wb.
Hai, apa kabar kamu di situ? Aku harap kamu sehat-sehat saja. Sudah lama ya kita nggak bertemu. Aku kangen banget lho sama kamu. Kamu juga kangen kan sama aku. Aku kangen saat-saat kita bersama, bermain bersama, liburan bersama. Setelah kamu pindah ke kota lain, aku jadi kangen masmasa itu.

Aku mau curhat nih, sebentar lagi kan ujian nasional. Aku deg-degan, takut nggak lulus. Belajar sih belajar, tapi tetap saja aku deg-degan. Kenapa sih harus ada UN ya? Pengennya sih langsung lulus nggak ada UN. Hahaha. Kalau kamu sih tenang-tenang saja dong ya. Kamu kan anak pandai. Dulu aja kalau hitung-hitungan, aku kalah cepat sama kamu. Kamu juga pintar bahasa Inggris.

Intan, aku ingin bertemu sama kamu. Aku ingin bermain, becanda ceria bersama kamu. Setelah lulus UN kan ada banyak waktu libur. Aku boleh nggak ke tempat kamu? Aku sangat senang kalau bisa bertemu kamu.

Sekian dulu ya surat dari aku. Aku tunggu balasan darimu.

Temanmu,

Mega Wulandari

Contoh Surat Pribadi untuk Ayah

Semarang, 16 Desember 2016

Untuk Ayah
Di tempat

Assalamu’alaikum wr. wb.
Ayah, aku menulis surat ini karena ada yang ingin saya sampaikan kepada Ayah. Gimana kabar Ayah di situ? Apakah Ayah betah kerja di situ? Sebenarnya aku nggak mau Ayah jauh dari kami. Kalau bisa Ayah bekerja di tempat yang dekat saja, jangan jauh-jauh ke luar negeri. Kami sekeluarga sering khawatir tentang Ayah.

Ayah, aku berhasil lulus UN. Yang bikin aku bangga, aku masuk 10 besar di sekolahku. Gimana perasaan Ayah? Tentu senang dong anak Ayah yang dulu sering manja ini mendapat prestasi di sekolah. Aku ingin melanjutkan kuliah. Tapi, kalau Ayah tidak punya cukup biaya, nggak apa-apa. Aku bisa bekerja dulu untuk mengumpulkan uang buat biaya kuliah.

Sekian dulu surat dari aku.

Anak Ayah,

Umuar Setia Mardani

Demikian pembahasan tentang surat pribadi, dari pengertian, manfaat, hingga contoh surat pribadi.