Macam-macam Besaran Pokok dan Besaran Turunan

Macam-macam Besaran Pokok dan Besaran Turunan – Selain matematika, blog ini juga menyediakan materi tentang fisika. Pada post pertama kategori fisika di blog ini saya bahas tentang macam-macam besaran pokok dan besaran turunan. Ini adalah pengetahuan dasar dalam ilmu fisika, yang nantinya membantu dalam menguasai materi-materi fisika lainnya.

Hasil pengukuran sesuatu, entah itu jarak, massa, arus listrik dan sebagainya masing-masing memiliki satuan tersendiri. Karena ada banyak satuan, ada kesepakatan tentang sistem satuan internasioanl.

Macam-macam Besaran Pokok dan Besaran Turunan
Dalam fisika, ada dua jenis besaran, yaitu besaran pokok dan besaran turunan. Besaran pokok merupakan besaran yang satuannya berdiri sendiri. Ada 7 jenis besaran pokok yang telah dirumuskan.

Berikut ini macam-macam besaran pokok beserta simbol besaran, nama satuan dan simbol satuan.

Panjang (l): meter (m)
Waktu (t): sekon (s)
Massa (m): kilogram (kg)
Jumlah zat (n): mol (mol)
Suhu (T): kelvin (K)
Kuat arus listrik (I) ampere (A)
Intensitas cahaya (lv): kandela (Cd)

Mohon maaf, penulisan simbol besaran pada intensitas cahaya huruf v-nya harusnya lebih kecil.

Satuan Standar Internasional
Dalam besaran, ada komponen yang disebut satuan, yang merupakan standar suatu besaran. Ada berbagai macam satuan dalam besaran. Misal, besaran massa ada kilogram, gram, ons, dan sebagainya. Besaran waktu ada detik, menit, jam, dan sebagainya. Banyaknya satuan pada satu besaran tentu bisa menyulitkan. Dengan adanya hal ini, ada kesepakatan para ahli tentang satuan yang digunakan dalam besaran, yang disebut satuan Sistem Internasional (SI).

Satuan Internasional merupakan satuan yang berstandar internasional. Satuan ini bertujuan untuk menghindari kesalahpahaman akibat perbedaan penggunaan satuan.

1. Satuan panjang
Satuan untuk besaran panjang yang berstandar internasional adalah meter (m).

2. Satuan waktu
Satuan waktu berstandar internasional adalah detik atau sekon (s). Satu detik ditetapkan sebagai waktu yang diperlukan atom cesium-133 untuk bergetar 9.192.631.770 kali.

3. Satuan suhu
Satuah SI untuk besaran suhu yaitu kelvin (K). Suhu merupakan derajat panas suatu benda. Di Indonesia, satuan suhu yang lazim digunakan adalah celcius.

4. Satuan arus listrik
Satuan SI yang digunakan dalam pengukuran arus listrik adalah ampere (A).

5. Satuan massa
Untuk mengukur massa, satuan SI yang digunakan adalah kologram (kg).

6. Satuan jumlah zat
Besaran jumlah zat dalam SI menggunakan satuan mol.

7. Satuan intensitas cahaya
Satuan SI untuk internsitas cahaya yaitu Candela (Cd).

Besaran Turunan
Besaran turunan merupakan besaran yang didasarkan pada besaran pokok. Satuan besaran turunan bergantung pada satuan yang digunakan pada besaran pokoknya. Contoh besaran turunan yaitu kecepatan. Kecepatan merupakan perbandingan antara jarak dengan waktu yang ditempuh, sehingga kecepatan termasuk besaran turunan.

Kecepatan = jarak x waktu
Kecepatan = besaran panjang x besaran waktu
Satuan kecepatan = meter x sekon sd meter per sekon (m/s)

Contoh lainnya dari besaran turunan yaitu volume, masa jenis, dan sebagainya. Berikut ini beberapa contoh besaran pokok beserta nama satuan dan simbolnya.

Luas : meter persegi (m²)
Gaya: newton (N)
Tekanan: pascal (Pa
Muatan listrik: coloumb (C)
Daya: watt (W)
Kecepatan: meter per sekon (m/s)
Medan magnetik: tesla (T)

Demikian pembahasan tentang besaran pokok dan besaran turunan.

referensi: BSE Fisika untuk SMA/MA Kelas X oleh Joko Sumarsono