Adab Berhubungan Suami Istri Dalam Islam

Posted on

Adab Berhubungan Suami Istri Dalam Islam

Menikah merupakan salah satu ibadah yang harus dilakukan oleh seorang muslim untuk menyempurnakan agamanya. Oleh sebab itu pernikahan juga tak hanya didasarkan dari rasa cinta terhadap manusia saja tapi juga merupakan wujud kepatuhan kita pada anjuran yang sudah diberikan oleh agama dan mengharapkan pahala serta ridha dari Allah. Oleh sebab itu terdapat adab berhubungan suami istri dalam Islam yang sudah diatur sedemikian rupa.

Tujuannya bukan hanya untuk membuat kehidupan berumah tangga menjadi bahagia namun juga membuat anda dan pasangan terhindar dari perbuatan yang melanggar ajaran Islam.

Dan pastinya mengharapkan pahala serta keridhoan dari Allah SWT.

Adab Berhubungan Suami Istri Dalam Islam

1.) Sedang Dalam Keadaan Bersih

Kebersihan adalah sebagian dari iman. Islam sendiri sangat menyukai kebersihan. Termasuk dalam berhubungan suami istri, hendaklah dilakukan pada saat dalam keadaan bersih.

Hal ini disunnahkan dalam ajaran Islam, itulah sebabnya ada baiknya untuk membersihkan diri terlebih dahulu sebelum mulai melakukan hubungan suami istri.

2.) Menggunakan Wewangian

Rasulullah memiliki kebiasaan yang dijadikan sebagai sunnah, selain bersiwak dan berkasih sayang. Rasulullah juga menganjurkan untuk menggunakan wewangian pada saat hendak melakukan hubungan suami istri.

Seorang istri disunnahkan untuk menggunakan wewangian hanya di depan suami dan pada saat hendak melakukan hubungan suami istri. Terutama jika wewangian tersebut memiliki aroma yang disukai oleh sang suami.

3.) Berdandan

Selain menggunakan wewangian, sebelum melakukan hubungan suami istri, hendaklah sang istri baik sang suami berdandan dengan yang disukai oleh pasangannya. Dan bertujuan untuk menarik hati pasangan untuk menimbulkan gairah yang lebih mendalam pada saat berhubungan.

4.) Di Tempat Tertutup

Bermesraan dan berhubungan suami istri memiliki beberapa syarat yang harus dipenuhi, salah satunya adalah dengan dilakukan di tempat tertutup. Atau tidak ada orang lain yang bisa melihat apa yang diperbuat oleh anda dan pasangan. Sebab tidak ada yang boleh melihat aurat selain dari yang bukan mahramnya. Selain itu terwujudnya rasa malu pada saat melakukan hubungan suami istri di tempat yang tidak bisa dijangkau orang lain.

5.) Berdoa

Sebelum memulai hubungan suami istri disunnahkan untum membaca dia terlebih dahulu. Hal ini dilakukan untuk melindungi diri dan pasangan dari syetan. Berikut ini adalah doa yang bisa dibaca pada saat hendak melakukan hubungan suami istri :

“Dengan nama Allah… Ya Allah jauhkan kami dari syetan dan lindungi kami dari syetan. Agar tak mengganggu apa yang Kau rezekikan yakni anak. Kepada kami berdua”.

Menurut HR Bukhari dan Muslim doa ini harus dibaca oleh istri dan suami sebelum memulai melakukan hubungan suami istri.

6.) Tidak Boleh Dilakukan Ketika Istri Sedang Haid

Melakukan hubungan pada saat istri sedang haid dan nifas merupakan salah satu hal yang dilarang oleh ajaran Islam. Sebab darah haid dan nifas yang masih kotor dapat melukai rahim wanita jika melakukan hubungan suami istri. Selain itu hal ini juga bisa membuat sang istri mengalami infeksi. Dan sang suami bisa mengalami penyakit yang tidak diinginkan.

Inilah sebabnya adab berhubungan badan adalah tidak boleh dilakukan pada saat istri sedang haid dan dalam masa nifas.

7.) Tidak Melalui Dubur

Dubur merupakan area kotor yang dijadikan sebagai tempat untuk membuang kotoran. Selain itu melakukan hubungan suami istri melalui dubur juga beresiko dapat menimbulkan penyakit baik bagi suami mau pun sang istri. Selain itu hal ini pun bisa membuat istri rasa sakit. Padahal berhubungan badan haruslah dilakukan dengan cara yang menyenangkan hati istri mau pun suami dan bukan menyakiti.

Itulah sebabnya salah satu adab berhubungan badan dalam Islam melarang untuk melakukan hubungan melalui dubur.

8.) Mandi Besar ( Janabat )

Setelah melakukan hubungan suami istri maka diwajibkan untuk mandi besar atau mandi wajib. Hal ini dilakukan untuk menyucikan badan dan agar anda bersama pasangan bisa kembali beribadah seperti shalat atau membaca Al – Qur’an.

9.) Mendapat Pahala

Menikah merupakan ibadah dan dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Berhubungan badan bersama dengan pasangan yang halal juga akan mendatangkan pahala asalkan dilakukan dengan cara dan sesuai dengan adab yang benar dalam ajaran Islam.

10.) Menjaga Kerahasiaan

Selain melakukan hubungan badan di tempat yang tertutup dan tidak bisa dijamah oleh orang lain sehingga tidak ada yang tahu apalagi melihat anda dan pasangan sedang bermesraan. Anda dan pasangan juga wajib untuk menutup rahasia mengenai hubungan anda dan pasangan.

Dengan tidak membicarakan kekurangan pasangan dengan orang lain apalagi mengumbarnya. Sebab di dunia ini tidak ada yang sempurna, termasuk dengan pasangan anda. Jika ada yang tidak berkenan maka anda bisa membicarakannya bersama dengan pasangan secara baik baik bukannya menjelekkan pasangan dan membicarakannya dengan orang lain. Atau mengumbar aib pasangan.

 

Hubungan antara suami istri dilakukan dengan niat ibadah dan mendapatkan pahala. Selain itu kasih sayang yang diberikan untuk pasangan juga menjadi salah satu wujud ketaatan anda pada pasangan dalam tujuan mendapatkan kebahagiaan dan ridha dari Allah SWT.

Maka dari itu sudah menjadi salah satu kewajiban bagi anda dan pasangan untuk memperhatikan adab berhubungan suami istri dalam Islam. Dengan cara mengetahui apa saja yang disunnahkan dan perihal apa saja yang dilarang. Agar anda dan pasangan tidak hanya mendapatkan kebahagiaan namun juga bisa mendapatkan pahala dan ridha dari Allah SWT.

Artikel Lainnya :