Adab ketika Sholat

Posted on

Adab ketika Sholat

Sholat merupakan tiang agama karena ibadah ini wajib untuk dilaksanakan tanpa adanya kompromi. Artinya sholat tidak boleh ditinggalkan. Jika kita meninggalkan sholat maka kita akan berdosa karenanya hukum sholat adalah wajib. Nah, berikut ini adalah adab ketika sholat.

Meski pun sholat merupakan ibadah utama yang sudah kita pelajari semenjak masih kecil namun tidak bisa dipungkiri jika masih banyak yang tidak tahu mengenai adab sholat yang baik dan benar.

Adab sendiri adalah tata cara, aturan aturan yang diberlakukan di dalam sholat. Apa saja yang boleh dilakukan dan apa saja yang dilarang. Berikut ini adalah adab ketika sholat.

Abad Ketika Sholat

1.) Hati yang Ikhlas

Allah SWT pernah berfirman pada QS. Al – Bayyinah : 5 :

Maka dari firman di atas dapat dinyatakan bahwa syarat sah shalat yang pertama adalah hati yang ikhlas menjalankannya. Tanpa ada unsur riya’ dan sum’ah di dalamnya. Karena hal ini lah yang akan menjadi penghalang diterimanya amal ibadah seorang umat muslim di mata Allah.

2.) Menyempurnakan Wudhu

Adab shalat yang kedua adalah dengan menyempurnakan wudhu. Pastinya kamu juga sudah tahu jika syarat utama agar shalat diterima dan sah di mata Allah adalah wudhu yang sempurna. Wudhu sendiri adalah syarat wajib sebelum menjalankan shalat.

Wudhu dilakukan untuk mensucikan diri dan menghilangkan hadast kecil dari tubuh sehingga tubuh kita akan suci dan siap untuk menghadap Allah SWT.

3.) Mensegerakan Shalat

Salah satu hal yang kurang disukai oleh Allah SWT adalah menunda nunda shalat sehingga hampir habis waktu shalat atau sudah habis dan membuat kita tidak bisa shalat. Maka Rasulullah sering menganjurkan para sahabat untuk segera menuju ke Masjid begitu mendengar panggilan. Atau mensegerakan shalat dan menghentikan segala aktivitas yang sedang kita kerjakan untuk shalat terlebih dahulu.

Jika kita mendahulukan shalat dari pada urusan dunia, maka urusan dunia akan mengikuti kita pada akhirnya. Jadi janganlah kita hanya mengutamakan urusan dunia dan menunda nunda apalagi hingga melewatkan shalat. Karena perbuatan ini adalah perbuatan yang tidak disukai oleh Allah.

4.) Berdzikir

Pada saat keluar rumah untuk menuju ke Masjid agar dapat shalat berjamaah bersama, maka dianjurkan bagi umat Islam untuk menyebut nama Allah dengan berdzikir sepanjang kaki melangkah. Dengan nama Allah dan bertawakal pada Nya maka akan menghindarkan diri kita dari kesesatan dan juga perbuatan yang menyesatkan, menyalahkan dan disalahkan, dihindarkan pula dari kita perbuatan mendzhalimi dan dizhalimi. Serta perbuatan yang membodohi dan dibodohi.

5.) Berjalan dengan Tenang Saat Menuju Masjid

Rasulullah pernah bersabda bawah kita harus berjalan dengan tenang dan penuh wibawa. Artinya kita harus berjalan dengan menatap ke arah bawah dan tidak boleh menatap ke arah kanan dan ke arah kiri pada saat berjalan menuju ke Masjid. Dan janganlah berjalan dengan tergesa-gesa. Kemudian kamu bisa mengikuti gerakan shalat dan sempurnakanlah gerakan yang terlewat.

6.) Berdoa Ketika Memasuki dan Keluar dari Masjid

Sangat dianjurkan bagi kita umat muslim untuk melafalkan doa pada saat memasuki dan keluar Masjid.

Berikut ini adalah doa masuk dan keluar Masjid yang bisa kamu hafalkan dan amalkan :

7.) Mengerjakan Shalat Tahiyyatul Masjid Sebelum Duduk

Rasulullah SAW pernah bersabda, barang siapa yang memasuki Masjid maka hendaklah mendirikan shalat dua rakaat sebelum akhirnya duduk.

Shalat dua rakaat yang dimaksudkan oleh Rasulullah ini sendiri adalah shalat Masjid.

8.) Tidak Menyilangkan Jari – Jemari

Rasulullah SAW juga pernah besabda. Apabila ada seseorang yang berwudhu kemudian sedang menyempurnakan wudhunya. Lalu dia keluar untuk menuju ke dalam Masjid. Maka hendaknya jangan pernah menyilangkan jemari nya. Karena ia seakan – akan sedang shalat.

Nah, dari sabda Rasulullah di atas maka bisa kita simpulkan bawah hendaknya kita tidak menyilangkan tangan pada saat berada di dalam Masjid.

9.) Berdzikir

Pada saat menunggu waktu shalat, hendaklah kita menunggu sambil membaca Al – Quran. Namun jika tidak ada kitab suci Al – Quran kita bisa senantiasa berdzikir, mengingat nama Allah hingga masuk waktu shalat.

10.) Shalat dengan Khusyu’

Salah satu syarat agar shalat diterima adalah dengan shalat yang disertai dengan kekhusyukan. Sebab jika kita tidak khusyuk dalam shalat maka akan diibaratkan tubuh yang tanpa adanya ruh.

Khusyu sendiri bermakna kelembutan hati, kerendahan, ketenangan serta ketundukan. Apabila hati sudah merasakan kekhusyukan pada saat shalat maka anggota tubuh yang lain pun akan mengikutinya.

11.) Mengamalkan Sunnah Rasulullah SAW

Shakat adalah ibadah yang berdasarkan dari dalil. Dan juga contoh yang diberikan oleh Rasulullah. Maka hendaklah kita mengikuti apa yang Rasulullah lakukan. Karena Rasulullah pernah berkata, Shalatlah kalian seperti kalian melihat ku pada saat aku shalat.

Artinya kita diwajibkan shalat seperti Rasulullah shalat, dan disunnahkan untuk melakukan amalan yang berhubungan dengan shalat.

 

Nah, itu dia adab ketika sholat yang bisa dijadikan sebagai pedoman dan pengetahuan. Utamanya mengenai shalat. Karena shalat hukumnya wajib, tidak boleh dilewatkan, tidak boleh digantikan apalagi sampai ditinggalkan.

Artikel Lainnya :