Cara Mengubah Pecahan Menjadi Bentuk Desimal

Posted on

Hai sahabat belajar, pada kesempatan kali ini kami akan memberikan cara mengubah pecahan menjadi bentuk desimal. Pastinya cara yang akan kami berikan kali ini, mudah dipahami dan dimengerti karena diulas secara lengkap dan menyenangkan.

Tapi sudahkah sahabat belajar mengetahui apa itu angka pecahan? Nah, sebelum belajar cara memecahkan permasalahan ini. Kita cari dulu pengertian dari angka pecahan.

 

Bilangan Pecahan

Bilangan pecahan sendiri adalah sebuah kelompok bilangan yang bentuknya a/b. a dan b adalah bilangan bulat dan nilai b berbeda dengan angka 0. Nilai kedua angka, a dan b ini sendiri sama sama prima. Sehingga tidak ada faktor atau pembagi yang dapat digunakan untuk membagi angka pecahan.

a disebut dengan pembilang sementara b disebut sebagai pecahan.

 

Penerapan Bilangan Pecahan

Bilangan pecahan digunakan untuk menyatakan bilangan yang nilainya tidak bulat. Bilangan ini pun juga bisa dipakai menjadi representasi perbandingan dari suatu bagian untuk menyebutkan keseluruhan.

 

Jenis Bilangan Pecahan

Bilangan pecahan sendiri dibagi ke dalam beberapa kategori atau jenis, berikut ini adalah jenis jenis dari bilangan pecahan.

1.) Pecahan Biasa

Bentuk pecahan ini adalah bentuk yang paling umum dan biasa digunakan, terdiri dari dua  angka yang merupakan pembilang dan penyebut.

Contoh pecahan biasa antara lain :

½

¼

1/8

Dan lainnya.

 

2.) Pecahan Campuran

Jenis pecahan campuran adalah jenis bilangan yang terdiri dari bilangan bulat dan pecahan yang dicampur menjadi satu. Bentuknya adalah c a/b. c sendiri merupakan bilangan bulat dan a/b merupakan bilangan pecahan.

Contoh pecahan campuran antara lain :

1 ½

2 ¼

Dan lainnya.

Contoh pecahan campuran yaitu 3 2/5 dengan 3 merupakan bagian bulat dan 2/5 merupakan bagian pecahannya.

 

Cara Mengubah Pecahan Menjadi Bentuk Desimal

Misal kalian ditanya, berapa bentuk desimal dari 1/2. Maka sahabat belajar bisa menghitungnya dengan memakai operasi pembagian. Yakni angka 1 dibagi dengan angka 2 atau 1 : 2.

Angka 1 yang nilainya lebih kecil dari angka dua membuat hasil dari pembagian ini otomatis akan menjadi bentuk desimal dan bukannya bilangan bulat.

Lalu bagaimana cara menghitung 1 dibagi 2? Caranya cukup mudah saja, yakni dengan mengkalikan angka 1 dengan angka 10. Lalu sahabat belajar bisa menghitung atau menentukan hasilnya dengan cara menggunakan pembagian yakni dengan membagi angka 10 dengan 2, atau 10 : 2.

 

Hasil pembagiannya adalah 5, tapi ini bukan hasil akhir, karena tadi bilangan yang dibagi dikalikan 10. Sedangkan hasilnya harus dibagi dengan 10.

Sementara untuk membagi bilangan dengan angka 10 maka sahabat belajar bisa menghilangkan 1 angka 0 di bilangan tersebut. Namun jika tidak ada angka 0, sahabat belajar bisa meletakkan angka 0 di depan untuk kemudian sisipkan tanda koma setelahnya.

Sehingga hasilnya akan menjadi seperti ini : 0,5.

 

Untuk lebih jelasnya, silakan perhatikan contoh berikut.

1.000 : 10 = 100

100 : 10 = 10

10 : 10 = 1

1 : 10 = 0,1 -> 0

Angka 0 nya sendiri bisa diposisikan di depan dan tamhakan dengan tanda koma di belakangnya.

Jadi, nilai desimal dari 1/2 adalah 0,5.

 

Sementara untuk pecahan campuran, caranya juga sama saja kok. Misalnya nih, ada angka pecahan dengan nilai 11/2. Maka nilai desimalnya ialah 1,5. Berikut ini caranya lengkapnya :

Nilai desimal 1/2 = 0,5

Nilai desimal 1 1/2 = 1 + 0,5 = 1,5

 

Contoh Soal Mengubah Pecahan Biasa Menjadi Bentuk Desimal

1.) 3/5

Cara penyelesainnya bisa dengan langsung membagi 3 dengan 5, atau mengubah pecahan tersebut ke dalam per sepuluh.

Agar penyebutnya menjadi 10, maka penyebut harus dikali 2. Kalau penyebut dikali 2, pembilangnya juga dikali 2.

Jadi, 3/5 = 6/10

Cara yang bisa digunakan agar dapat mengubah pecahan per sepuluh menjadi bentuk desimal sebenarnya cukup mudah saja kok. Sahabat belajar cukup menambahkan nol koma (0,) saja ke pembilangnya.

Kemudian hasil dari desimal ialah satu angka yang ada di belakang angka 0.

Jadi, 6/10 = 0,6

 

2.) 2/4

Untuk menyederhanakan 2/4 sendiri bisa menyederhanakannya dengan cara membagi penyebut dan juga pembilangnya dengan angka 2.

2/4 = 1/2 = 0,5

 

3.) 7/8

Sedangkan untuk pecahan 7/8 ini bisa dihitung dengan menggunakan cara pembagian. Langsung saja bagi angka 7 dengan angka 8. Maka hasilnya adalah : 0,875.

 

4.) 1/3

Hasil bagi 1 : 3 tidak ada habisnya. Hasilnya sendiri bisa ditulis dengan menggunakan dua angka di belakang desimal. Maka bentuk desimalnya dari pecahan tersebut adalah : 0,33.

 

5.) 1/6

Sama halnya dengan permasalahan di atas, bahwa hasil bagi dari angka 1 : 6 tidak terbatas. Sehingga untuk menuliskan nilai desimalnya, bisa menggunakan dua angka yang dibulatkan.

Misalnya dari 1/6 maka hasilnya adalah 0,17.

 

Berikut ini nilai desimal beberapa pecahan

2/3 = 0,66666…6 -> hasil baginya tidak habis

3/4 = 0,75

1/5 = 0,2

1/7 = 0,142857… -> hasil bagi tidak habis

1/9 = 0,111…1

3/6 = 1/2 = 0,5

9/10 = 0,9

12/60 = 1/5 = 0,2

5/15 = 1/3 = 0,333…3

4/20 = 1/5 = 0,2

 

Latihan Soal

Dari ulasan di atas, kini sahabat belajar sudah mengerti kan bagaimana cara mengubah pecahan menjadi desimal. Jika sudah mulai memahami materi di atas, coba kerjakan soal di bawah ini ya!

1.) 1/2 + 0,2

2.) 0,54 + 1/4

3.) 5,51 + 2/5

4.) 17,8 + 30/60

5.) 1,235 + 1/8

 

Itulah tadi cara mengubah pecahan menjadi bentuk desimal dengan mudah dan pastinya sahabat belajar jangan lupa mengerjakan contoh soal di atas ya. Semangat!

Artikel Lainnya: