Cerita Fantasi: Jenis dan Strukturnya

Posted on

Cerita Fantasi: Jenis dan Strukturnya

laelitm.com – Pernahkan sahabat belajar membaca cerita fantasi? Sepertinya sudah pernah ya, karena jenis cerita ini mudah sekali ditemui. Seperti Novel, cerpen bahkan teenlit yang biasa kita baca di majalah.

Nah, kebetulan sekali pada kesempatan kali ini kita akan belajar bersama mengenai cerita fiksi.

 

Pengertian Cerita fantasi

Cerita fantasi merupakan sebuah karya yang memang dibuat berdasarkan dengan akur cerita yang normal. Akan tetapi ide cerita atau tema yang diangkat merupakan hasil dari imajinasi atau khayalan dari pengarang atau pembuat cerita.

Baik setting, tokoh dan perwatakannya mau pun semua konflik yang ada dalam cerita semuanya adalah fiksi atau khayalan yang tidak pernah terjadi di kehidupan nyata. Semua narasi yang ada di cerita fiksi dirangkai sedemikian rupa agar memberikan kesan yang menarik bagi pembaca.

Cerita fiksi biasanya ditandai dengan alur cerita yang meningkat dalam setiap tahap. Dimulai dengan tahap pengenalan yang berpusat untuk menceritakan apa tema utama dari cerita. Hingga siapa tokoh utama dan di mana setting, baik tempat mau pun waktu kejadian dari cerita tersebut.

Lalu cerita pun akan mulai mengalami peningkatan dengan kemunculan konflik atau pertentangan di antara tokoh yang ada di dalam cerita. Kemudian pada tahap akhir, aka nada penyelesaian dari setiap masalah yang ada dalam cerita dan dilakukan oleh semua tokoh yang terlibat di dalamnya.

Tokoh memiliki unsur yang penting dalam sebuah cerita fiksi, karena setiap tokoh memiliki karakter tersendiri yang terkadang menjadi salah satu pemicu terjadinya konflik. Dan dengan karakter dari tiap tiap tokoh ini pula lah yang berhasil menyelesaikan setiap permasalahan yang ada.

Unsur yang tak kalah penting dari cerita fiksi adalah pesan atau amanat yang disematkan oleh pengarang. Baik secara langsung mau pun secara tidak langsung yang dapat diambil oleh pembaca.

Amanat yang diselipkan biasanya berkaitan dengan kehidupan dan nasihat penting dalam hidup.

 

Ciri Umum Cerita Fantasi

Cerita fiksi sendiri memiliki ciri ciri umum yang bisa dibilang hanya ada pada cerita fiksi dan bisa dijadikan sebagai pembeda dengan jenis cerita lainnya. Berikut ini adalah ciri cirinya :

1.) Terdapat Keajaiban, Cerita yang Aneh dan Misterius

Tema cerita yang diangkat oleh cerita fiksi biasanya mengandung keajaiban, keanehan bahkan terkesan misterius. Misalnya cerita seorang manusia yang jatuh cinta pada zombie.

Sudah terlihat kan, jika cerita tersebut fiksi karena zombie tidak ada dan bukanlah hal yang nyata. Apalagi jika ada manusia yang sampai jatuh cinta pada zombie.

Atau ide cerita yang mengangkat kehidupan seorang penyihir di dunia sihir seperti yang ada dalam film Harry Potter yang dibuat berdasarkan novel karya J.K Rowling.

 

2.) Ide cerita

Ide cerita dalam cerita fiksi sangat terbuka dan tak terbatas sehingga penulis dapat membuat ide cerita yang bahkan tidak mungkin menjadi mungkin. Penulis bisa dengan bebas merangkai imajinasinya tanpa adanya batasan.

Namun meski ide cerita dalam cerita fantasi ini tidak nyata, pesan dan nasihat yang ada di dalamnya biasanya sangatlah penting bagi pembaca. Dan memang setiap cerita fantasi pasti memiliki pesan dan nasihat yang disematkan di dalamnya.

 

3.) Menggunakan Berbagai Latar ( Lintas Ruang dan Waktu )

Setting dan peristiwa yang terjadi pada tokoh cerita biasanya berlatar pada kehidupan sehari-hari. Tapi ada juga cerita fantasi yang menggunakan latar dengan waktu yang berasal dari zaman dahulu atau di masa depan.

Alur cerita dan setting dari cerita fantasi biasanya menggunakan latar dan peristiwa yang dapat menembus dimensi ruang dan waktu.

Karakter yang ada pada tokoh dalam cerita juga diberi watak yang unik dan tidak ada dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga terkesan misterius.

 

4.) Bersifat Fiksi

Karena cerita fantasi biasanya mengangkat tema yang tidak biasa atau tidak ada dalam kehidupan nyata. Maka cerita fantasi sudah tentu bersifat fiksi.

 

5.) Bahasa

Bahasa yang digunakan biasanya memiliki kaitan dengan emosi yang kuat sehingga banyak menggunakan variasi kata yang berveda. Lebih ekspresif dan biasanya tidak menggunakan bahasa formal.

 

Jenis Cerita Fantasi

Cerita fantasi juga memiliki beberapa jenis yang antara satu sama lain memiliki perbedaan yang cukup terlihat. Berikut ini adalah beberapa jenis dari cerita fantasi yang wajib untuk sahabat belajar ketahui :

1.) Cerita Fantasi Total dan Irisan

Jenis yang pertama adalah cerita fantasi total dan irisan yang dibuat sesuai dengan kehidupan nyata.

Jika fantasi total adalah cerita fantasi yang berdasarkan dengan objek tertentu yang digambarkan oleh pengarang. Semua unsur yang ada pada cerita ini tidak ada pada kisah atau dunia nyata. Mulai dari watak, tokoh, setting hingga peristiwa yang diangkat.

Contoh dari fantasi jenis ini adalah Harry Potter karya J.K Rowling.

Kemudian cerita fantasi irisan yang menggunakan cerita yang ada di dalam kehidupan nyata, nama dan tempatnya pun ada di dalam kehidupan nyata. Namun cerita yang diangkat fiksi.

Contohnya adalah Supernova : Akar karya Dewi Lestari.

 

2.) Cerita Fantasi Sezaman dan Lintas Waktu

Selanjutnya adalah cerita fantasi sezaman dan lintas waktu yang keduanya memiliki perbedaan dalam latar yang digunakan.

Jika cerita fantasi sezaman adalah cerita yang bersetting di waktu yang ada pada zaman yang sama. Atau mengangkat setting cerita di masa sekarang.

Contohnya Novel Perahu Kertas Karya Dewi Lestari.

Sedangkan latar belakang lintas waktu biasanya mengangkat setting wakti di zaman dahulu atau di masa mendatang.

Contonya seperti Novel Eragon karya Christopher Paolini.

 

Nah, itulah dia penjelasan mengenai cerita fantasi yang sudah kami kupas secara tuntas untuk sahabat belajar semua. Selamat belajar!

Artikel Lainnya :