Cerita Fantasi: Jenis dan Strukturnya

Posted on

laelitm.com-Pada kesempatan kali ini kami akan menjelaskan mengenai materi Cerita Fantasi. Mari Simak penjelasannya sebagai berikut

Pengertian Cerita fantasi

Cerita fantasi
Cerita fantasi

Cerita Fantasi– ialah sebuah karya yang didirikan dalam alur penceritaan yang normal namun bersifat imajinatif dan hayali.”. Biasanya dalam setting, penokohan, maupun konflik tidak realistis bahkan terkesan dilebih-lebihkan dan tidak mungkin terjadi di dunia nyata.

Bila simak dari caranya mengungkapkan, cerita fantasi termasuk ke dalam narasi. Narasi adalah sebuah cerita fiksi yang berisi kemajuan suatu kejadian/ peristiwa. Rangkaian peristiwa dalam cerita disebut alur. Rangkaian peristiwa dalam cerita digerakkan dengan hukum sebab-akibat.

Cerita meningkat dari tahap pengenalan (apa, siapa, dan dimana kejadian terjadi),timbulnya pertentangan, dan penyelesaian/akhir cerita. Rangkain cerita ini disebut alur.

Tokoh dan karakter tokoh merupakan unsur cerita yang mengalami rangkaian peristiwa. Narasi mempunyai  Tema atau ide dasar cerita yang menjadi pusat pengembangan cerita. judul  bisa dirumuskan dari rangkaian peristiwa pada alur cerita.

Amanat merupakan unsur cerita yang menjadi pesan pengarang yang terdapat di dalam ceritanya. Amanat berkaitan dengan nilai-nilai kehidupan yang bisa dirasakan melalui isi dari ceritanya.

Ciri Umum Cerita Fantasi

Ada keajaiban/ keanehan/ kemisteriusan

Cerita mengungkapkan hal-hal supranatural/ kemisteriusan, keghaiban yang tidak di jumpai dalam dunia nyata. Cerita fantasi ialah cerita fiksi bergenre fantasi (dunia imajinatif yang diciptakan penulis). Pada cerita fantasi hal yang tidak mungkin bisa dijadikan hal yang biasa. Tokoh dan latar diciptakan penulis tidak terdapat di dalam dunia nyata atau modifikasi dunia nyata. Tema fantasi adalah majic, supernatural atau futuristik.

Ide cerita

Ide cerita terbuka terhadap daya hayal penulis, tidak dapat dibatasi oleh realitas atau kehidupan nyata. Ide juga bisa berupa irisan dunia nyata dan dunia khayal yang sering diciptakan pengarang. Ide cerita juga terkadang bisa bersifat sederhana tapi mampu memberi pesan yang menarik.Tema pada cerita fantasi ialah majic, supernatural atau futuristik. Misalnya,

Pertempuran komodo dengan siluman serigala untuk mempertahankan tanah leluhurnya, petualangan di balik pohon kenari yang melemparkan tokoh ke zaman Belanda, zaman Jepang, kegelapan karena tumbukan meteor, kehidupan saling cuek dalam dunia teknologi canggih pada 100 tahun mendatang,

Menggunakan berbagai latar (lintas ruang dan waktu)

Peristiwa yang dialami tokoh terjadi pada dua latar yaitu latar yang masih ada dalam kehidupan sehari-hari dan latar yang tidak ada pada kehidupan sehari-hari. Arus dan latar cerita fantasi mempunyai ciri khas tersendiri. Rangkaian peristiwa dari cerita fantasi memakai bermacam latar yang menembus dimensi ruang dan waktu.

Tokoh yang ada dalam cerita fantasi bisa diberi watak dan ciri yang unik yang tidak di jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Tokoh mempunyai kekuatan atau kesaktian tertentu. Tokoh mengalami kejadian misterius yang tidak ada di kehidupan sehari-hari . Tokoh mengalami kejadian dalam berbagai latar waktu. Tokoh dapat ada pada pengaturan waktu dan tempat yang berbeda zaman (bisa waktu lampau atau waktu yang akan datang ( futuristik).

Bersifat fiksi

Cerita fantasi bersifat fiktif  (bukan kejadian yang sesungguhnya). Cerita fantasi bisa di dapat dari latar nyata atau objek nyata dalam kehidupan tetapi diberi fantasi.

Bahasa

Penggunaan persamaan kata dengan emosi yang kuat dan memvariasi kata-kata dengan cukup menonjol. Bahasa yang digunakan bervariatif, ekspresif, Dengan memakai ragam percakapan (bukan bahasa formal).

 Jenis Cerita Fantasi

Cerita Fantasi Total dan Irisan
Jenis cerita fantasi berdasarkan kesesuaiannya dalam kehidupan nyata ada dua kategori fantasi total dan fantasi sebagian (irisan).

Pertama, kategori cerita fantasi total berisi fantasi pengarang terhadap objek tertentu. Dalam cerita kategori ini semua yang terdapat pada cerita, semua tidak ada dalam dunia nyata. Misalnya, cerita fantasi Nagata itu total fantasi penulis. Jadi nama tokoh dan nama dalam objek atau nama kota semua menjadi rekaan bagi pengarang.

Kedua, cerita fantasi irisan yaitu cerita fantasi yang mengungkapkan fantasi tetapi masih menggunakan nama-nama dalam kehidupan nyata, menggunakan nama tempat yang ada dalam dunia nyata, atau peristiwa pernah terjadi pada dunia nyata.

Cerita fantasi Sezaman dan Lintas Waktu

Menurut latar cerita, cerita fantasi dapat dibedakan menjadi dua jenis yakni latar lintas waktu dan latar waktu sezaman.
Latar sezaman berarti latar yang digunakan satu masa (fantasi masa kini, fantasi masa lampau, atau fantasi masa yang akan datang atau futuristik).

Demikianlah penjelasan mengenai materi cerita fantasi ini, Semoga dapat bermanfaat bagi yang membacanya

Artikel Lainnya :

Contoh Daftar Riwayat Hidup – 20 Contoh Baik dan Kreatif

Statistika Inferensial – Pengertian Dan Dilengkapi Contohnya