Gambar Jaring – Jaring Balok – Variasi Disertai Cara Membuatnya

Posted on

Gambar Jaring – Jaring Balok – Variasi Disertai Cara Membuatnya

Laelitm.com – Pastinya anda sering sekali diminta untuk membuat gambar jaring – jaring balok pada saat masih di sekolah dulu, ya karena materi pembelajaran ini sendiri memang diajarkan sejak di sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Sehingga pasti anda sudah tak asing lagi dengan jaring – jaring balok.

Jika anda ingin mengingat materi pembelajaran ini atau sedang mencari pembelajaran ini untuk menyelesaikan tugas sekolah anda, maka anda tepat sekali datang ke website kami sebab kali ini kami akan membahas mengenai jaring – jaring balok yang melipuyi rumus, pengertian hingga variasi gambar jaring – jaring balok yang juga akan dilengkapi dengan contoh soal sehingga bisa anda gunakan sebagai media untuk latihan.

Jaring – jaring balok sendiri tentu memiliki perbedaan dengan jaring – jaring kubus, untuk itu silahkan simak penjelasan lebih lengkapnya di bawah ini yuk!

Pengertian Jaring – Jaring Balok

Jaring – jaring balok merupakan sisi sisi balok yang dibuka atau direntangkan setelah dipotong mengikuti dengan rusuk – rusuknya.

Karakteristik dari jaring – jaring balok ini sendiri dapat anda lihat ketika bentuknya tersebut dilipat lalu membentuk sebuah balok. Jaring balok sendiri memiliki banyak sekali variasi, hal ini dikarenaka bentuk sisinya yang terdiri atas bangun datar persegi panjang.

Sebuah jaring – jaring balok bisa didapatkan dengan cara memotong model balok pada rusuk – rusuk tertentu terlebih dahulu.

Rumus Dan Cara Menghitung Luas Jaring – Jaring Balok

Cara untuk mengukur luas jaring – jaring balok adalah dengan cara yang sama untuk mengukur luas permukaan atau pun bidang sisi pada balok. Oleh sebab itu jika sisi sisi pada permukaan balok digambarkan dengan cara mendatar nantinya dapat ditemukan bentuk yang sama.

Berikut ini adalah rumus untuk mencari luas permukaan bangun ruang balok:

Luas Permukaan balok = 2 (panjang x lebar) + 2 (panjang x tinggi) + 2 (lebar x tinggi)

= 2 pl + 2 pt + 2 lt

Perbedaan Jaring – Jaring Balok Dan Kubus

Jaring – jaring pada balok sebenarnya tak begitu berbeda dengan jaring – jaring kubus, perbedaannya sendiri hanya terdapat pada bentu sisi pada balok dan kubus. Sementara itu untuk cara pemotongannya sendiri sama saja antara keduanya, jika dimulai dari sisi yang berbeda maka akan menghasilkan bentuk yang berbeda juga.

Jaring – jaring pada kubus mempunyai bentuk sisi hanya dalam bentuk persegi sementara untuk sisi pada jaring – jaring balok terdiri atas persegi dan juga persegi panjang.

Cara Membuat Jaring – Jaring Balok

Berikut ini adalah cara untuk membuat jaring jaring balok yang mudah untuk dipahami, silahkan lakukan praktek sendiri untuk mencobanya. Cara untuk membuat jaring – jaring balok ini pun sangat mudah asalkan anda mengikuti arahan kami dengan benar.

  1. Sebelum membuat jaring jaring balok, coba simak dan perhatikan gambar yang ada di bawah ini :

  1. Jika sudah anda perhatikan dengan seksama, ambilah sebuah kardus yang memiliki bentuk balok tentunya.

  1. Guntinglah kardus tesebut sesuai dengan pola dari kubus pada titik – titik tertentu dan jangan sisakan satu sisi bawah dan satu sisi samping.

  1. Maka hasilnya akan menjadi seperti ini, bisa anda lihat anda telah mendapatkan bentuk berupa jaring – jaring balok yang teradapat pada gambar yang ada di atas.

Setelah anda membelah kota kardus di atas maka akan menjadi sebuah jaring – jaring balok sehingga bisa diketahui jika jaring – jaring balok tersebut tersusun atas enam buah persegi panjang dan terdiri dari tiga buah persegi panjang yang juga sama besarnya.

Sehingga dapat diketahui :

  1. Persegi panjang ABCD sama dengan EFGH.
  2. Persegi panjang EHDA sama dengan BCGF.
  3. Persegi panjang ABFE sama dengan DCGH.

Contoh Soal :

Apabila diketahui ada sebuah balok yang memiliki volume 480 cm3, panjang 10 cm dan lebarnya 8 cm. Maka coba hitung :

  1. Berapakan tinggi dari balok tersebut!
  2. Berapa jumlah luas permukannya!

Jawaban :

Apabila diketahui jika :

Volume = 480 cm3

P = 10

L = 8

1.Tinggi Balok

Maka untuk menghitung tinggi dari balok di atas adalah dengan menggunakan rumus volume balok :

V . balok = p x l x t

480 cm³= 10 x 8 x t

480 cm³= 80 t

t = 480 : 80

t = 6 cm

Maka dapat ditemukan jika nilai tinggi dari balok di atas adalah 6 cm.

2.Luas Permukaan Balok

Untuk mencari luas permukaan balok bisa menggunakan rumus menghitung luas permukaan, seperti di bawah ini:

Luas permukaan balok

= 2 (pl + pt + lt)

= 2 (10 x 8 + 10 x 6 + 8 x 6)

= 2 (80 + 60 + 48)

= 2 x 188

= 376 cm²

Sehingga bisa ditentukan jika luas permukaan balok adalah 376 cm2

Gambar Variasi Jaring – Jaring Balok

 

Artikel Lainnya :