Hidrolisis – Pengertian, Rumus, Macam – Macam, dan Contoh

Posted on

Hidrolisis – Pengertian, Rumus, Macam – Macam, dan Contoh

Laelitm.com – Pada kesempatan kali ini kita akan memberikan pembahasan mengenai hidrolisis nih, sahabat belajar. Pernahkah sahabat belajar mendengar hidrolisis atau masih belum tahu apa itu hidrolisis. Coba simak penjelasan di bawah ini, siapa tahu bisa menjadi rekomendasi belajar nanti.

Pengertian Hidrolisis Garam

Berasal dari kata hidro dan lisis yang berarti air dan penguraian sehingga jika digabungkan akan memiliki arti reaksi penguraian di dalam air.

Jika dilihat secara umum pengertian hidrolisis merupakan sebuah reaksi garam di dalam air yang membentuk ion positif dan juga ion negatif. Ion ion ini sendiri akan langsung bereaksi dengan air yang akan membentuk asam (H3O+) serta basa (OH–).

Sedangkan hidrolisis garam merupakan sebuah reaksi penguraian yang terjadi pada kation serta anion garam dengan air di dalam suatu larutan. Kation dan anion ini sendiri bisa mengalami reaksi hidrolisis yang merupakan kation serta anion. Dan juga termasuk ke dalam elektrolit lemah. Sementara yang termasuk elektrolit kuat merupakan kation dan anion garam yang tidak terhidrolisis.

Sudah tahu kan, pengertian hidrolisis. Nah berikut ini adalah macam macam hidrolisis beserta dengan penjelasan dan rumusnya. Simak!

Macam  Macam Garam Berdasarkan Zat Penyusunnya Disertai Dengan Rumus

 

  1. Yang Pertama Adalah Garam yang Asalnya dari Basa Lemah dan Asam Lemah

Yang pertama adalah garam asam lemah dan basa lemah yang terletak di dalam air bisa mengalami reaksi hidrolisis total. Karena kedua zat penyusunnya ini merupakan kation asam lemah dan anion asam lemah ini terhidrolisis sehingga bisa menghasilkam ion H+ dan ion OH– yang akan membuat harga larutan pH ini tergantung pada harga Ka dan Kb.

Contohnya seperti : NH4CN, (NH4)2S, dan CH3COONH4.

Rumus :

Penjelasan :

Kw = konstanta air

Ka = konstanta asam

Kb = konstanta basa

Kh = konstanta hidrolisis

 

Harga pH garam ini sendiri tersusun atas asam lemah dan juga basa lemah dan tergantung pada harga Ka dan Kb.

  1. Jika Ka = Kb maka larutan ini akan bersifat netral (pH = 7)
  2. Jika Ka > Kb maka larutan ini akan bersifat asam (pH < 7)
  3. Jika Ka < Kb maka larutan ini akan bersifat basa (pH > 7)

 

  1. Yang Kedua Adalah Garam yang Asalnya dari Basa Lemah dan Asam Kuat

Garam ini berasal dari asam kuat dan basa lemah yang mengalami hidrolisis parsial, karena sebagain dari ion penyusunnya yakni kation basa lemah mengalami hidrolisis dan menghasilkan H+ sehingga besar pH < 7 serta larutan yang memiliki sifat asam.

Contohnya : AgNO3, (NH4)2SO4, CuSO4 dan NH4Cl.

Rumus :

Keterangan :

Kw = konstanta air

Kb = konstanta basa

Kh = konstanta hidrolisis

(G) = konsentrasi garam

h   = derajat hidrolisis

 

Cara menentukan besar dan kecilnya derajat hidrolisis garam yang asalnya dari asam kuat serta basa lemah ini bisa menggunakan sebuah rumus yang ada di bawah ini.

 

  1. Yang Ketiga Adalah Garam yang Asalnya dari Basa Kuat dan Asam Lemah

Untuk garam yang asalnya dari asam lemah dan basa kuat bisa mengalami hidrolisis parsial yang dikarenakan oleh adanya sebagian ion yakni anion asam lemah ini akan mengalami hidrolisis yang menghasilkan ion OH-. Sehingga menjadikan nilai pH > 7 serta larutan memiliki sifat basa.

Contohnya : CH3COOK, CH3COONa, KCN, dan CaS.

Rumus:

Penjelasan :

Kw = konstanta air

Ka = konstanta asam

Kh = konstanta hidrolisis

(G) = konsentrasi garam

h   = derajat hidrolisis

 

  1. Yang Ke Empat Adalah Garam yang Asalnya dari Basa Kuat dan Asam Kuat

Jenis yang ke empat adalah garam yang asalnya dari asam kuat serta basa kuat yang ada di dalam air tidak bisa mengalami hidrolisis karena kedua komponen ion yaitu kation dan anion tidak dapat terhidrolisis sehingga nilai pH = 7 serta larutan yang memiliki sifat netral.

Contoh: NaCI, Na2SO4, NaNO3, KCI, K2SO4, dan Ba(NO3)2.

 

Contoh Soal Hidrolisis

Coba sahabat belajar hitung nilai pH dari larutan CH3COONH4  0,1 M. Apabila diketahui jika Ka CH3COOH = 10-10.

Jawaban :

Jika diketahui Ka CH3COOH = 10-10 maka cara menghitungnya adalah seperti di bawah ini :

 

Nah, bagaimana contoh soal hidrolisis di atas? Apakah dari sini sahabat belajar sudah mulai mengerti mengenai materi ini? Semoga bermanfaat dan sampai jumpa pada pembahasan berikutnya ya.

Artikel Lainnya :