Hiperbola – Pengertian, Ciri – Ciri, Dilengkapi Dengan Contoh

Posted on

Hiperbola merupakan majas yang mengandung suatu pernyataan yang dilebih-lebihkan atau membesar–besarkan sesuatu. Majas ini pun juga menjadi salah satu majas yang sangat umum dan sering untuk dipergunakan. Baik dalam pembuatan puisi, mau pun digunakan untuk membuat sebuah kalimat.

Majas ini terbilang bisa digunakan dalam berbagai macam kondisi, bahkan untuk berbicara bersama dengan teman. Kita bisa menggunakan majas ini dengan menyelipkannya pada kalimat.

Selain itu, majas ini juga tebilang sebagai salah satu majas yang paling banyak dibahas di dalam materi pembelajara. Terutama digunakan untuk membuat sebuah puisi. Majas ini sendiri sudah dipelajari mulai dari tingkatan SD, SMP hingga SMA.

Bahkan majas ini pun masih di bahas di tingkatan perguruan tinggi. Untuk itu artikel ini akan mengupas lengkap mengenai majas hiperbola mulai dari pengertian lengkapnya, ciri – ciri yang disertai dengan contohnya di dalam sebuah kalimat biasa dan juga majas hiperbola dalam bentuk puisi.

Pengertian Majas Hiperbola

Sebelum melihat contohnya, tentu saja anda harus mengetahui pengertian dari majas ini terlebih dahulu. Majas Hiperbola merupakan sebuah majas yang di dalamnya terkandung suatu pernyataan yang dibuat secara berlebihan. Atau pernyataan tersebut dibuat dengan cara membesar-besarkan dari makna sebenarnya.

Sama halnya dengan majas yang lainnya, kegunaan atau fungsi dari majas hiperbola ini adalah digunakan untuk menyusun maupun merangkai sebuah kalimat, pada umumnya menjadikan sebuat karya sastra agar gaya bahasanya menjadi lebih indah dan bisa dinikmati.

Oleh karena itu di dalam membuat sebuah karya sastra sangat dibutuhkan untuk bisa memahami dengan baik apa itu majas terutama majas hiperbola karena majas ini menjadi salah satu majas yang paling sering digunakan dalam sebuah karya sastra.

Sehingga ada banyak sekali karya sastra yang menggunakan majas hiperbila ini misalnya seperti puisi atau pun lirik dalam sebuah lagu yang memiliki fungsi untuk memperindah dan juga membuat karya sastra tersebut menarik bagi para pembaca atau pun pendengarnya.

Jika dilihat secara umum, majas ini sendiri biasanya selalu digabungkan dengan menggunakan paragraf campuran. Hal ini dilakikan agar pembaca mampu memahami dengan baik dari isi yang ada di dalam majas ini. Dan mengerti maksud atau tujuan dari majas tersebut.

 

Ciri-Ciri Majas Hiperbola

  1. Menggunakan gaya bahasa yang melebih–lebihkan atau membesar–besarkan sesuatu sehingga membuat hal yang disampaikan menjadi terlihat lebih besar daripada kenyataannya.
  2. Menggunakan gaya bahasa dengan kata–kata yang sangat dramatis untuk menyampaikannya.
  3. Gaya bahasa yang digunakan dalam majas hiperbola cenderung tidak masuk di akal.
  4. Gaya bahasa yang ada pada majas hiperbola ini memiliki daya pengaruh yang sangat kuat. Terutama terhadap orang yang membaca atau mendengarnya.

Contoh Majas Hiperbola

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, majas Hiperbola bisa dengan mudahnya dimasukkan di dalam sebuah kalimat, berikut ini contohnya :

Setelah mengetahui pengertian dan juga ciri–ciri dari majas hiperbola, sekarang mari kita simak contoh dari majas hiperbola ini yang sudah dirangkum dalam bentuk kalimat biasa dan majas hiperbola yang terdapat dalam sebuah puisi.

Contoh Majas Hiperbola dalam Kalimat

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, majas Hiperbola bisa dengan mudahnya dimasukkan di dalam sebuah kalimat, berikut ini contohnya :

  1. Kata–katanya sangat menusuk hati hingga hampir gila dibuatnya.
  2. Mengetahui suaminya telah menikah lagi membuat perasaan Rini remuk redam.
  3. Meskipun santai tapi menjadi seorang penulis artikel merupakan pekerjaan yang memeras otak.
  4. Demi menggapai cita–cita bersekolah di luar negeri, Ega rela menguras tabungannya.
  5. Kata–kata yang disampaikan oleh Ayah mampu membakar semangat anak–anaknya untuk terus maju menggapai cita–cita.
  6. Begitu tampannya Ega sehingga setiap dia lewat mampu mengguncangkan hati semua gadis di desanya.
  7. Setengah mati Roni mencari istrinya, namun ternyata istrinya telah kabur bersama pria lain.
  8. Karena ingin sampai di tempat kerja lebih awal Rian memacu motornya secepat kilat.
  9. Suaranya sangat indah sehingga mampu membuat para juri menjadi terhipnotis oleh suaranya.
  10. Doa ibu deras mengalir untuk anak – anaknya yang sekarang tengah berada di tanah rantau.
  11. Perkelahian yang terjadi di antara kakak beradik itu menyebabkan darah mereka mengalir menganak sungai.
  12. Dikarenakan adanya pandemi, banyak orang kehilangan pekerjaan. Dan harga kebutuhan pokok menjadi melambung tinggi.
  13. Jangan ganggu kakakmu, karena kakakmu memiliki segudang pekerjaan yang wajib diseslesaikan hari ini.
  14. Bukannya menjadi cantik, diet ketat yang dilakukan para model itu justru membuat mereka sekurus tusuk gigi.
  15. Belajarlah dengan giat karena suatu saat nanti, prestasimu akan dapat mengguncang dunia.

Contoh Puisi Majas Hiperbola Dalam Sebuah Puisi

Selain menyediakan contoh majas Hiperbola dalam kalimat, kami juga menyiapkan contoh majas dalam belum puisi. Berikut ini, adalah puisi yang di dalamnya terkandung majas Hiperbola.

Kau…..

Setiap kali melihatmu jantung ini serasa ingin meledak

Kau…..

Luruh semua peluh setiap kali mata kita saling menatap

Kau….

Jangan pernah lari dari hatiku

Karena jika kau tiada aku pun akan musnah

Sebab kau…..

Adalah denyut nadiku

Kau……

Yang menghidupkan aku

Kau adalah jantungku

 

Itu dia penjelasan lengkap mengenai majas hiperbola mulai dari pengertian lengkapnya hingga ciri – ciri yang disertai dengan contoh majas hiperbola yang digunakan di dalam kalimat biasa mau pun puisi.

 

Artikel Lain: