Karangan Narasi – Pengertian dan Contohnya

Posted on

Karangan Narasi – Pengertian dan Contohnya

Lelitm.com – Kamu pasti pernah mendengar mengani karangan narasi? Atau bahkan pernah membuat karangan narasi saat masih di sekolah, karena materi ini tak pernah luput dari pembahan pada saat di sekolah, nah bagi kamu yang belum tahu apa itu karangan narasi, yuk simak di bawah ini penjelasannya.

Pengertian Karangan Narasai

Karangan narasi adalah karangan yang berisikan sebuah cerita mau pun peristiwa yang disajikan dengan urutan waktu yang sangat jelas, karangan ini memiliki tujuan untuk menghibur atau pun untuk memberikan informasi pada pembaca. Karangan narasi ini sendiri bisa kamu temukan pada berbagai jenis karya sastra seperti novel, cerpen dan yang lainnya.

Karangan narasi sangat mudah untuk dibuat jika dibandingkan dengan jenis karangan lainnya, selain itu karangan narasi juga bisa dibedakan dengan mudah dari jenis karangan lain karena memiliki ciri ciri yang mudah untuk dikenali. Berikut ini adalah ciri ciri dari karangan narasi.

Ciri – Ciri Karangan Narasi

Karangan narasi mempunyai karakteristik yang membedakannya dengan jenis karangan yang lain, untuk lebih jelasnya berikut ini adalah ciri ciri dari karangan narasi :

  1. Karangan narasi mempunyai isi berupa sebuah cerita mau pun peristiwa yang sangat penting untuk diceritakan.
  2. Karangan narasi menyampaikan isinya dengan cara membuat cerita yang berupa kronologi atau cerita yang memiliki urutan dan cara penyampaian yang runut.
  3. Isi dari karangan narasi ini tentunya memiliki konflik baik dengan tokoh itu sendiri mau pun dengan tokoh lain yang digambarkan di dalam karangan.
  4. Seperti karangan yang lain, karangan narasi juga terdiri dari beberapa unsur pembangun seperti tema, setting, lattar, tokoh, dan lain sebagainya.

Jenis Jenis Karangan Narasi

Karangan narasi sendiri dibagi menjadi tiga jenis karangan yang memiliki ciri ciri yang juga bebeda antara satu karangan dengan karangan yang lainnya. Berikut ini adalah jenis jenis karangan narasi beserta dengan penjelasannya.

  1. Karangan Narasi Ekspositoris

Karangan narasi ekspositoris ini merupakan jenis karangan narasi yang isinya merupakan sebuah informasi penting dari suatu kejadian mau pun peristiwa yang diceritakan secara runtut.

  1. Karangan Narasi Artistik

Karangan Narasi Artistik merupakan sebuah karangan narasi yang memiliki tujuan untuk menghibur pembaca dengan cerita cerita yang cukup menarik.

  1. Karangan Narasi Sugestif

Karangan narasi sugestif adalah jenis karangan narasi yang isinya merupakan sebuah cerita yang mempunyai unsur – unsur untuk menghibur, namun berbeda dengan karangan narasa artistik, jenis karangan ini lebih mengedepankan pesan pesan atau nasihat tertentu yang dikemas di dalamnya, jadi tak hanya bertujuan untuk menghibur saja.

 

Contoh Karangan Narasi

Sudah mengetahui pengertian, ciri ciri, hingga jenis karangan narasi rasanya tak akan lengkap jika kamu tidak mengetahui contoh dari karangan narasi. Maka dari itu kami juga sudah menyediakan contohnya khusus untuk kamu. Simak di bawah ini ya!

 

Andi merupakan anak yang rajin dan pintar pada saat di sekolah, sejak kecil Andi selalu menjadi juara di kelasnya, banyak yang menyangka jika keberhasilan Andi merupakan dedikasi dari orang tua yang setiap hari menyuruh Andi untuk belajar dengan keras, dari pagi sebelum berangkat sekolah mulai pukul 5 pagi seusai sholat subuh Andi akan belajar terlebih dahulu selama 1 jam hingga akhirnya berangkat sekolah pada jam setengah 7 pagi. Sepulang sekolah pun, Andi langsung belajar lagi bersama Ayah dan Ibunya yang menjadi mentornya selama ini, kurang lebih selama 2 jam Andi akan belajar sepulang sekolah. Dilanjutkan malam hari untuk mengerjakan PR dan juga mempelajari materi keesokan harinya. Di malam hari Andi akan mulai belajar sejak pukul 19.00 hingga 21.00, untuk kemudian istirahat dan rutinitasnya akan diulang seperti itu terus setiap hari. Bahkan pada hari libur, Andi akan belajar lebih giat lagi dengan waktu belajar lebih lama.

Maka tak heran dari sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama Andi selalu menjadi juara sekolah. Namun pada saat menginjak sekolah menengah atas, Andi mulai menunjukkan perubahan perilaku yang signifikan, mulai suka bolos sekolah, tidak mengerjakan tugas dan pr, berkelahi, ikut tawuran bahkan Andi masuk rehabilitasi karena penyalahgunaan obat terlarang.

Jika seperti siapakah yang salah?

 

Demikian pembahasan kali ini mengenai karangan narasi, semoga bermanfaat untuk kamu semua. Sampai jumpa.

Artikel Lainnya :