Karangan Narasi – Pengertian, Ciri Ciri, Jenis, Beserta Contoh Narasi Pendek & Panjang

Posted on

Karangan Narasi – Pengertian, Ciri Ciri, Jenis, Beserta Contoh Narasi Pendek & Panjang

Karangan Narasi – Untuk kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai karangan narasi mulai dari pengertian lengkapnya, ciri ciri, jenis karangan narasi hingga contoh narasi pendek dan juga narasi panjang. Namun sebelum ke pembahasan lebih lanjut, mari kita coba cari tahu terlebih dahulu apa itu karangan narasi?

Pengertian Karangan Narasi

Karangan narasi merupakan karangan yang berisi cerita atau pun peristiwa yang disajikan dengan urutan waktu yang jelas, karangan narasi memang dibuat untuk menghibur pembaca dengan menggunakan cerita yang dikemas secara menarik, baik itu bersifat fiksi atau pun non fiksi. Cerita itu bisa disampaikan dengan urut sesuai tahapannya, dengan kata lain cerita di dalam karangan narasi disampaikan dengan cara kronologis.

Jenis karangan narasi ini bisa dengan mudah ditemukan dalam berbagai karya sastra atau pun prosa seperti cerpen, novel, roman dan juga hikayat.

Ciri-Ciri Karangan Narasi

Berikut ini adalah karakteristik atau pun ciri – ciri karangan narasi yang membedakannya dengan karangan yang lainnya :

  1. Mempunyai isi berupa cerita atau pun peristiwa
  2. Karangan yang disampaikan isi yang berupa cerita secara kronologis atau pun runut
  3. Isi karangan narasi ini sendiri biasanya berupa konflik yang terjadi di antara tokoh dengan tokoh lainnya atau pun konflik di antara tokoh itu sendiri.
  4. Karanan narasi mempunyai unsure pembangun seperti tema, setting, latar, tokoh dan lain sebagainya.

Jenis – Jenis Karangan Narasi

Terdapat setidaknya tiga jenis karangan narasi ekspositoris, karangan narasi artistic dan juga karangan narasi sugestif.

Karangan Narasi Ekspositoris Karangan narasi ekspositoris adalah jenis karangan narasi yang berisi mengenai informasi suatu kejadian yang diceritakan secara runtut.

Karangan Narasi Artistik Karangan narasi artistic merupakan jenis karangan narasi yang memiliki tujuan untuk menghibur pembacanya dengan cerita – cerita yang menarik.

Karangan Narasi Sugestif Karangan narasi sugestif merupakan jenis karangan narasi yang memiliki isi sebuah cerita yang mempunyai unsure menghibur, selain itu ceritanya juga mempunyai pesan atau pun maksud terntentu yang ada di dalamnya.

Contoh Karangan Narasi

Contoh 1 Karangan Narasi Panjang

Judul : Bandung Lautan Api

Suatu hari di  Bulan Maret 1946, tepatnya di tanggal 17 Oktober 1945 tentara sekutu mulai memasuki Kota Bandung dan mereka mengultimatum semua Tentara Republik Indonesia ( TRI ) untuk segera meninggalkan Kota Bandung dan mengosongkannya. Ultimatum ini membuat para pejuang Indonesia mulai berpikir keras untuk bisa melawan tentara sekutu.

Hingga akhirnya, Kolonel Abdul Haris Nasution dan juga dengan para pejuang yang lainnya melakukan sebuah musyawarah besar melalui Majelis Persatuan Perjuangan Priangan atau MP3. Hasil dari musyawarah ini akhirnya menyepakati untuk merelakan Kota Bandung yang mereka cintai untuk digunakan oleh tentara Sekutu, namun pada akhirnya keluarlah sebuah keputusan untuk membungihanguskan kota berjuluk kota Kembang tersebut pada hari itu juga.

Tepat pada tanggal 23 Maret 1946, rakyat bersama dengan para pejuang bekerja sama untuk membakar rumah dan juga harta benda mereka, malam itu pembakaran kota terjadi dengan sangat besar dan api menyala – nyala dari rumah – rumah penduduk dan semakin lama api tersebut pun semakin membesar sehingga tidak sampai satu malam, Kota Bandung telah dilalap si raja merah dan habis terbakar. Tak ada lagi yang tersisa dari kota indah ini akibat pembakaran tersebut, yang ada hanya puing – puing rumah yang masih menyala dalam bara.

Setelah berhasi membakar seluruh rumah, rakyat Bandung dan para tentara pun mengungsi ke arah selatan, hingga selanjutnya mereka melakukan perlawanan dengan cara bergerilya dari luar Bandung. Peristiwa tersebut pun menjadi salah satu tonggak sejarah yang tak akan pernah bisa dilupakan dari perjuangan kemerdekaan Indonesia. Perjuangan ini pun diabadikan dalam sebuah lagu yang berjudul “Halo – Halo Bandung” yang digunakan untuk memberikan semangat guna berjuang kembali untuk merebut kota Bandung.

 

Contoh 2 Karangan Narasi Pendek

Judul : Liburan

Pengunjung di pantai ini cukup banyak terutama pada saat masa liburan seperti ini, karena pada saat liburan biasanya banyak sekali pengunjung yang datang bersama dengan keluarga mereka sekadar untuk bermain pasir dan air, berwisata kuliner makanan segar khas laut, atau pun mengendarai kuda menyisiri sepanjang tepi pantai.

Matahari sudah mulai meninggi dan terik matahari terasa sampai membakar ubun – ubun, saya mulai beranjak dari tempat saya duduk mencari tempat untuk berteduh menghindari terik matahari. Terlihat orang – orang yang sedari tadi memenuhi pantai sudah mulai berkurang dan tidak terlihat lagi, mungkin mereka sama seperti saya, sedang menghindari matahari. Sudah tiga jam sejak saya datang dan bermain – main di pinggir pantai sambil menikmati indahnya debur ombak yang diiringi ayunan pohon kelapa yang melambai.

 

Artikel Lainnya: