Kata Konjungsi – Penambahan, Sebab Akibat, Pertentangan, Disertai Contoh

Posted on

Kata Konjungsi – Penambahan, Sebab Akibat, Pertentangan, Disertai Contoh

Kata Konjungsi – Dalam pembahasan kali ini kita akan membahas mengenai kata konjungsi mulai dari pengertian lengkapnya, hinga contoh kata konjungsi sebab akibat dan kata konjungsi pertentangan. Akan tetapi sebelum memulai untuk melihat contohnya, kita ketahui dulu pembahasan pertama mengenai pengertian dari kata konjungsi. Apa itu konjungsi?

Konjungsi adalah

Konjungsi adalah kata tugas yang mempunyai kegunaan untuk menghubungkan antarklausa, antarkalimat dan juga antarparagraf. Kata penghubung antarklausa ini sendiri biasanya diletakkan di tengah tengah kalimat sementara kata penghubung pada antarkalimat berada di awal kalimat atau berada setelah tanda titik, tanda tanya dan juga tanda seru. Sementara itu kata penghubung antar paragraph terletak pada awal paragraf.

Konjungsi sendiri merupakan kata untuk menghubungkan kata-kata, ungkapan atau pun kalimat kalimat dan sebagainya serta tidak untuk tujuan atau pun maksud yang lainnya.

Nah, sudah tahu kan pengertian jelas mengenai apa itu konjungsi? Jika sudah mengetahui apa itu kata konjungsi, berikutnya coba kita lihat contoh dari kalimat kata konjungsi.

Contoh Kalimat Konjungsi

  1. Kiki merengek sebab ia kelaparan.
  2. Ahmat belajar supaya bisa menjadi juara kelas.
  3. Andi tidak berhati-hati pada saat menaiki sepeda sehingga membuatnya terjatuh.
  4. Rajinlah belajar untuk meraih masa depan cemerlang.

 

Kata konjungsi sendiri memiliki fungsi sebagai kata sambung atau konjungsi yang memiliki kegunaan untuk menghubungkan kata dengan kata, frasa dengan frasa, klausa dengan klausa, kalimat dengan kalimat hingga paragraf dengan paragraf.

Sementara itu kata konjungsi sendiri sebenarnya memiliki beberapa macam, seperti konjungsi aditif, konjungsi pertentangan, konjungsi waktu, konjungsi disjungtif, konjungsi final, konjungsi sebab akibat, konjungsi syarat, konjungsi tak bersayarat, konjungsi perbandingan dan masih banyak yang lainnya. Akan tetapi untuk materi kali ini kita akan membahas lebih lengkap mengenai kata konjungtif sebab akibat dan juga kata konjungtif perbandingan yang disertai dengan contohnya. Berikut ini adalah penjelasan lengkapnya.

 

Konjungsi Sebab Akibat

Konjungsi sebab atau yang disebut dengan kausal ini merupakan kalimat yang menjelaskan jika suatu peristiwa terjadi dikarenakan suatu sebab tertentu. Sementara konjungsi akibat atau yang juga disebut dengan konsekutif merupakan kalimat yang menjelaskan mengenai suatu peristiwa yang terjadi akibat suatu hal yang lain.

Konjungsi Sebab (kausal)

Seperti yang sudah dijelaskan jika konjungsi sebab atau kausal merupakan konjungsi yang menjelaskan jika suatu kejadia atau peristiwa terjadi dikarenakan suatu sebab tertentu sehingga kata yang digunakan untuk menyatakan hubungan sebab seperti sebab, karena, sebab itu dan juga karena itu.

Contoh kalimat konjungsi sebab

  1. Kiki berhasil menjadi juara di sekolahnya sebab ia rajin belajar setiap hari.
  2. Andi terlihat senang sekali sebab Ibu sudah pulang dari Jakarta.
  3. Wajah Dina terlihat murung sebab dimarahi oleh Neneknya tadi pagi.
  4. Bagian bawah mata Adik terlihat sangat hitam sebab dia sangat hobi begadang tengah malam.
  5. Diki sakit tadi pagi sebab kemarin saat pulang sekolah dia kehujanan.

Konjungsi Akibat (konsekutif)

Konjungsi akibat merupakan kata penghubung yang menjelaskan suatu kejadia atau peristiwa yang terjadi dan diakibatkan oleh sesuatu hal lain. Kata yang sering digunakan untuk kalimat konjungtif ini adalah sehingga, akibatnya dan juga sampai.

Contoh kalimat konjungsi akibat

  1. Kami sekeluarga akan mudik ke kampung halaman saat lebaran nanti sehingga rumah ini akan kosong.
  2. Adik menangis sepanjang hari sehingga matanya menjadi bengkak dan merah.
  3. Saat berangkat sekolah kiki kehujanan sehingga sekarang menjadi demam.
  4. Linda terjatuh saat naik sepeda sehingga membuat kakinya bengkak.
  5. Karena malas belajar kiki tidak naik kelas sehingga membuat ayahnya menjadi marah.

 

Konjungsi Pertentangan

Konjungsi pertentangan merupakan bentuk dari konjungsi koordinatif yang tugasnya menghubungkan dua kalimat yang sederajat akan tetapi dengan mempertentangkan kedua bagian tersebut sehingga umumnya bagian kedua menduduki posisi yang lebih penting di dalam kalimat jika dibandingkan dengan bagian pertama. Contoh konjungasi pertentangan antara lain, sering menggunakan kata tetapi, melainkan, sedangkan, akan tetapi, sebaliknya, padahal dan juga namun.

Contoh kalimat konjungsi pertentangan

  1. Warga masih saja gemar membuang sampai di sungai meskipun sudah diadakan penyuluhan mengenai banjir akibat sampai yang menyumbat sungai.
  2. Walaupun rumah ini dipehuni dengan fasilitas yang lengkap dan mewah, namun Kiki tidak pernah merasa senang dan betah berada di rumah.
  3. Aku akan tetap minta maaf kepadamu sekalipun kamu akan terus menolaknya dan mengusirku untuk pergi dari hadapanmu.
  4. Baju ini masih terlihat anggun dan bagus dikenakan meskipun telah dibuat puluhan tahun yang lalu.
  5. Gadis tersebut memberikan hadiah kucing pada Romi meskipun tahu jika Romi tidak menyukai kucing.

 

Demikian penjelasan mengenai kata konjungsi beserta dengan macam-macamnya dan membahas lebih lengkap mengenai kata konjungsi sebab akibat dan kata konjungsi pertentangan yang disertai dengan contoh kalimat lengkapnya. Semoga materi pembelajaran kali ini bisa menambah ilmu pengetahuan anda dan sampai jumpa di materi pembelajaran selanjutnya.

 

Artikel Lainnya: