Macam – Macam Majas – Penjelasan, beserta Contoh Lengkapnya

Posted on

Macam Macam Majas – Penjelasan, Beserta Contoh Lengkapnya

Majas sering digunakan untuk memperindah suatu kalimat atau karya sastra. Tujuan dari majas sendiri yaitu untuk memberikan efek-efek tertentu sehingga kalimat tersebut menjadi lebih hidup. Majas juga digunakan untuk membuat pesan yang disampaikan menjadi lebih indah dan penuh dengan imajinasi dengan penggunaan kata kiasan yang sengaja digunakan khusus untuk mewakili perasaan atau pikiran dari penulisnya.

Setelah gambaran singkat yang kami jelaskan mengenai majas di atas, Sahabat Belajar pasti penasaran kan apa saja sih macam-macam majas? Oleh karena itu, di bawah ini kami akan menjelaskan secara lengkap tentang pengertian majas beserta contohnya. Yuk, simak!

 

Pengertian dari Majas

Majas merupakan gaya bahasa yang digunakan penulis untuk melukiskan suatu pesan secara kiasan guna menguatkan kesan suatu kalimat tertulis atau lisan sehingga menimbulkan nuansa imajinatif bagi para penyimaknya. Sifat majas secara umum adalah tidak sebenarnya alias kias ataupun konotasi.

 

Macam Macam Majas

Umumnya, majas dibagi menjadi 4 macam turunan yaitu majas penegasan, majas perbandingan, majas pertentangan, dan majas sindiran. Berikut ini akan kami bahas mengenai macam-macam majas dan contohnya khusus untuk Sahabat Belajar.

Majas Penegasan

Majas penegasan merupakan majas yang bertujuan untuk meningkatkan pengaruh kepada seseorang agar menyetujui sebuah ujaran atau kejadian yang diungkapkan.

  1. Pleonasme

Yaitu gaya bahasa yang menggunakan kata-kata lebih atau sama, sehingga terkesan tidak efektif, tetapi itu disengajakan dengan tujuan untuk menegaskan suatu hal.

Contoh : Aku harus maju dua langkah ke depan agar tidak melewati batas yang telah ditentukan.

  1. Repetisi

Yaitu majas yang mengulang suatu kata secara berturut-turut dalam beberapa frasa.

Contoh : Aku tak akan pergi, aku tak akan menghilang, aku juga tak akan meninggalkanmu lagi.

  1. Retorika

Yaitu majas penegasan yang berupa kalimat tanya. Namun, juga tidak memerlukan jawaban.

Contoh : Kapan Shalat Jumat dilakukan?

  1. Klimaks

Yaitu majas penegasan yang menyatakan beberapa hal secara berturut-turut dengan tingkatan yang semakin lama akan semakin tinggi.

Contoh : Dari sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sampai ke sekolah menengah atas, upacara hari kemerdekaan tetap dilaksanakan.

  1. Antiklimaks

Yaitu majas penegasan yang menyatakan beberapa hal secara berturut-turut dengan tingkatan yang semakin lama akan semakin rendah.

Contoh : Kakeknya, ayahnya, dia sendiri, sampai anaknya, semua memiliki kehidupan yang mapan.

 

Majas Perbandingan

Majas perbandingan merupakan gaya bahasa yang digunakan untuk menyatakan perbandingan suatu objek dengan objek lainnya melalui proses penyamaan, pelebihan, ataupun penggantian.

  1. Personifikasi

Yaitu majas yang mengumpamakan fungsi benda mati seolah-olah hidup seperti manusia.

Contoh : Pensil yang kupegang seakan menari-nari di atas sebuah lembaran kertas.

  1. Metafora

Yaitu gaya bahasa yang mengungkapkan perbandingan analogis antara dua hal yang berbeda, tetapi memiliki kedekatan makna.

Contoh : Semangat juangnya berkobar, tak gentar menghadapi musuh. (Semangat juang diibaratkan sebagai api yang berkobar)

  1. Asosiasi

Majas ini merupakan salah satu majas yang paling banyak digunakan, majas ini menggunakan gaya bahasa dengan membandingkan dua objek yang berbeda. Namun kedua objek ini dianggap memiliki kesamaan dan menyajikannya dengan cara menambahkan kata sambung. Contohnya seperti : seperti, bak, layaknya dan bagaikan.

Contoh : Sifat anak itu dengan ayahnya bagaikan buah jatuh tidak jauh dari pohonnya.

  1. Hiperbola

Yaitu majas yang mengungkapkan sesuatu hal dengan melebih-lebihkan keadaan yang sebenarnya, bahkan terkesan tidak masuk akal.

Contoh : Teriakannya yang berapi-api selalu sukses membelah jagat raya.

  1. Simile

Yaitu majas yang menggunakan kata pembanding seperti, laksana, bak, ataupun bagaikan, untuk memperjelas pernyataan.

Contoh : Setelah diputuskan sepihak oleh pacarnya, kini hidupnya bagaikan sayur tanpa garam.

 

Majas Pertentangan

Majas yang menggunakan kata-kata kias yang bertentangan dengan yang dimaksudkan sesungguhnya.

  1. Litotes

Yaitu gaya bahasa yang merupakan ungkapan untuk memperendah derajat diri, padahal kenyataan yang sebenarnya adalah yang sebaliknya.

Contoh : Kenapa kau malah meminta diajari oleh orang bodoh sepertiku.

  1. Paradoks

Yaitu majas yang mengandung situasi asli atau fakta dengan situasi yang berkebalikannya, yang membentuk satu kalimat.

Contoh : Aku merasa kesepian di tengah banyaknya anggota keluarga ini.

  1. Antitesis

Yaitu majas yang memadukan pasangan kata berlawanan makna.

Contoh : Dia mencintaimu secara tulus tanpa memandang status sosial kaya ataupun miskin.

  1. Kontradiksi Interminis

Yaitu majas yang mengandung pertentangan, yakni menyangkal ujaran yang telah dipaparkan sebelumnya.

Contoh : Dari ketiga anaknya, semuanya terlihat ceria, kecuali anak yang bungsu itu.

 

Majas Sindiran

Majas sindiran merupakan jenis majas yang menggunakan kata-kata kias untuk menyindir ataupun perilaku dan kondisi seseorang.

  1. Ironi

Yaitu gaya bahasa yang memakai kata bertentangan dengan fakta yang sebenarnya.

Contoh : Wah, tulisanmu indah sekali, sampai-sampai aku bingung untuk membacanya.

  1. Sarkasme

Yaitu gaya bahasa sindiran yang bersifat sangat kasar.

Contoh : Melihat wajahnya membuatku rasanya ingin muntah.

  1. Sinisme

Yaitu gaya bahasa mirip ironi, tetapi sedikit lebih kasar.

Contoh : Harum sekali baumu, tolong agak menyingkir!

 

Demikian penjelasan lengkap macam-macam majas Sahabat Belajar. Bagaimana? Sudah mengertikan? Semoga artikel yang kami sampaikan bermanfaat dan semoga semakin menambah wawasan untuk Sahabat Belajar.

Artikel Lainnya :