Pengertian Klausa, Ciri-ciri, Jenis, Struktur, fungsi dan Contohnya

Posted on

Pengertian Klausa

Laelitm.com – Pengertian Klausa di bawah ini akan kami sajikan beserta dengan penjelasan lengkapnya. Karena di sini kita juga akan membahas mengenai ciri-ciri, jenis, fungsi hingga contoh kalimat dengan klausa.

Langsung saja simak ulasannya di bawah ini.

 

Pengertian Klausa

Klausa ialah penggabungan kata yang sekurang-kurangnya terdiri atas subjek dan predikat. Klausa terkadang dilengkapi dengan objek, pelengkap, atau keterangan.

Dari penjelasan  singkat ini dapat kita ambil kesimpulan sederhana bahwa klausa lebih lengkap daripada frasa. Namun klausa tidak bisa dianggap sebagai kalimat, sebab klausa belum menjadi sebuah kalimat yang utuh. Sebab klausa tidak memiliki intonasi akhir.

 

Ciri-ciri Klausa

Agar dapat membedakannya dari frasa dan kalimat, klausa dapat diketahui dari beberapa ciri sebagai berikut :

1.) Memiliki satu predikat.

2.) Tidak memiliki intonasi akhir.

3.) Jika ditambahkan intonasi akhir maka akan menjadi sebuah kalimat.

4.) Klausa merupakan bagian dari kalimat plural.

 

 

Jenis Jenis Klausa

Klausa sendiri memiliki beberapa jenis yang dibedakan dari strukturnya, unsur dan fungsi. Berikut ini penjelasannya :

 

Klausa Berdasarkan Struktur

klausa dapat di bagi menjadi dua kategori yaitu klausa bebas dan klausa terikat. Kategori ini berhubungan dengan kemungkinan klausa agar menjadi sebuah kalimat.

Jika berdasarkan strukturnya, klausa dibagi ke dalam beberapa jenis seperti berikut ini :

1.) Klausa Bebas

Klausa bebas ialah klausa yang berkelebihan atau memiliki potensi menjadi sebuah kalimat karena mempunyai subjek dan predikat. Jenis klausa ini dapat di artikan sebagai klausa utama atau induk kalimat.

Ciri khusus klausa bebas ialah sebab tidak adanya pemakaian konjungsi.

2.) Klausa Terikat

Seperti hal nya klausa bebas Klausa terikat juga tidak memiliki susunan yang lengkap seperti klausa bebas, sehingga klausa jenis ini tidak berpotensi untuk dapat menjadi kalimat.

Jenis klausa ini disebut juga sebagai klausa rendahan atau anak kalimat. Beda halnya dengan klausa bebas yang tidak menggunakan konjungsi, klausa terikat dapat diidentifikasi dari adanya penggunaan konjungsi di depannya.

 

Klausa Berdasarkan Unsur yang Menjadi Predikat

Jika berdasarkan unsurnya, klausa sendiri akan berperan sebagai predikat dan berikut ini penjelasannya :

1.) Klausa Verbal

Jika dilihat dari namanya saja sudah bisa diartikan jika klausa verbal ini adalah klausa yang di dalamnya memuat predikat yang berupa kata kerja atau verba. Klausa verba ini pun dibagi ke dalam dua bagian yakni : klausa transitif dan klausa intransitif.

Klausa transitif merupakan klausa yang predikatnya adalah kata kerja yang membutuhkan objek di dalamnya. Sehingga disebut dengan kata kerja transitif.

Klausa intransitif merupakan klausa yang di dalamnya terdapat kara kerja intransitif.

2.) Klausa Nomina

Klausa nomina adalah klausa yang predikatnya merupakan kata benda atau frasa nomina sehingga klausa ini disebut dengan klausa nomina.

3.) Klausa Adjektival

Salah satu unsur yang wajib ada pada klausa adjektival sendiri tentu saja adalah keberadaan subjek dan juga predikat. Di dalam jenis klausa ini, kedudukan predikat adalah sebagai kata untuk menunjukkan suatu keadaan.

Penyusun di dalam klausa ini sendiri terdiri dari beberapa subjek yang dikategorikan sebagai nomina dan juga predikat. Dan keduanya dikategorikan sebagai adjektif.

4.) Klausa Preposisional

Klausa preposisional sendiri merupakan suatu klausa yang predikatnya adalah suatu frasa preposisional sehingga predikatnya berupa kata depan.

 

Klausa Berdasarkan Fungsi

Jenis-jenis klausa berdasarkan fungsi dibedakan menjadi 4 jenis. Keempat jenis klausa tersebut ialah merupakan klausa yang menempati fungsi subjek, objek, keterangan dan pelengkap.

Berikut ini penjelasannya :

1.) Klausa Subjek

Dalam sebuah klausa, subjek berkedudukan menjadi sebuah frasa nominal. Secara umum, kedudukan subjek melampaui predikat.

2.) Klausa Objek

Pada klausa, objek berwujud frasa nominal dan dapat melengkapi verba transitif. Terdapat dua macam objek, yakni antaralain objek langsung dan objek tak langsung.

Objek langsung adalah objek yang dikenai perbuatan secara langsung dalam predikat verbal. Sementara objek tidak langsung ialah suatu objek yang menjadi penerima perbuatan di dalam predikat verbal itu sendiri.

3.) Klausa Keterangan

Keterangan tersebut berfungsi membatasi atau memperluas makna subjek ataupun predikat. Terdapat beberapa jenis keterangan, Contohnya; keterangan sebab, keterangan alat, keterangan cara, keterangan tempat, keterangan subjek, keterangan waktu, dll.

4.) Klausa Pelengkap

Klausa pelengkap merupakan suatu klausa dengan bentuk nomina, adjektiva, frasa nominal, frasa adjektiva hingga predikat verbal. Terdapat beberapa kasus di mana klausa pelengkap sering sekali dianggap sebagai objek.

 

 

30+ Contoh Klausa

Penjelasan tentang pengertian, ciri-ciri, dan jenis-jenis klausa sudah dipaparkan pada bagian di atas. Agar lebih mengenal klausa dan dapat membedakannya dengan frasa ataupun kalimat.

Berikut ini adalah beberapa contoh kalimat yang mengandung klausa :

1.) Roy bersama teman-teman SMAnya.

2.) Anak itu penari handal.

3.) Kayla rajin sembahyang.

4.) Agar Kayla masuk surga.

5.) Indah berpetualang.

6.) Berjalan itu menyehatkan.

7.) Paman mencuci motor.

8.) Pak Lutfi merokok.

9.) Ada dua butir telur ayam.

10.) Ibu di dapur.

11.) Ridwan keluar rumah.

12.) Ririn tidak mau melanjutkan sekolah.

13.) Pak Malik pergi ke pasar setiap hari.

14.) Semoga ayah mendengar.

15.) Makanan ini sangat lezat.

16.) Ayam itu berkokok.

17.) Semalam saya terjaga.

18.) Tulisan Mikha sangat berbobot.

19.) Deni tidak mengurus uang pensiunnya.

20.) Taufik tampil maksimal di Tokyo.

21.) Pengidap DBD makin bertambah.

22.) Yang dikorupsi 1 miliar rupiah.

23.) Kepergiannya kemarin pagi.

24.) Merokok berbahaya.

25.) Adik sedang beribadah.

26.) Putri gagal memenangkan lomba.

27.) Ibu guru menolak pekerjaan kami.

28.) Ayah mencegah adik pulang ke rumah.

29.) Edwin menyukai burung hantu.

30.) Berjanjilah jika kau sungguh-sungguh.

 

 

Demikianlah ulasan mengenai klausa yang mencakup pengertian, ciri-ciri, jenis-jenis, dan contoh klausa. Semoga pada  materi yang disampaikan dalam artikel kali ini dapat bermanfaat untuk menambah ilmu bagi semua.

 

Artikel Lainnya :