Pengertian Konjungsi Kronologis beserta Jenis dan Contohnya

Posted on

Pengertian Konjungsi Kronologis beserta Jenis dan Contohnya

laelitm.com – pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai Konjungsi kronologis, beserta jenis dan contohnya secara lengkap. simak penjelasannya berikut ini.

Pengertian konjungsi kronologis

Konjungsi Kronologis
Konjungsi Kronologis

 

Konjungsi kronologis– ialah konjungsi yang menghubungkan dua buah klausa atau lebih yang menggambarkan adanya urutan waktu kejadian. Contoh konjungsi kronologis yakni kemduian, lalu, setelah itu, pada akhirnya, dst. Perhatikan contoh konjungsi kronologis di dalam kalimat:

a. Dia terjatuh, lalu tertawa geli.

b. Setelah Ani sembuh, ia langsung makan bakso.

c. Dia tersenyum padaku, kemudian menghilang entah ke mana.

Pengertian konjungsi

Sebelum kita bahas lebih bjauh lagi mengenai konjungsi kronologis, terlebih dahulu kita harus paham apa yang di maksud dengan konjungsi, berikut penjelasan singkatnya;

Konjungsi- ialah kata penghubung atau kata sambung. Kata penghubung termasuk kata tugas yang berfungsi menghubungkan antar klausa, antar akalimat, atau antar paragraf. Konjungsi antar klausa disematkan di tengah-tengah kalimat, antara inang kalimat dan anak kalimat. Konjungsi antar kalimat diletakkan di awal kalimat. Sedangkan konjungsi antar paragraf diletakkan di awal paragraf.

Jenis – jenis konjungsi

Berikut keterangan singkat jenis konjungsi;

1 Konjungsi Koordinatif

Definisi konjungsi koordinatif berdasarkan KBBI ialah jenis konjungsi yang menghubungkan klausa atau kata berstatus sama. Konjungsi koordinatif ialah konjungsi yang merangkai dua kalimat ataupun lebih yang mempunyai kedudukan yang setara/sederajat

2 Konjungsi Subordinatif

Definisi konjungsi subordinatif berdasarkan KBBI ialah sebagai salah satu jenis konjungsi yang menghubungkan anak kalimat dengan induk kalimat. Konjungsi subordinatif ini menyatukan dua unsur klausa yang mempunyai kedudukan tidak sama/ tidak sederajat. Maka, Kedudukan klausa yakni sebagai klausa utama dan lebih tinggi daripada klausa ke kedua yang manjadi klausa bawahan/ lebih rendah dari kalimat utama. Macam-macam konjungsi subordinatif

3 Konjungsi korelatif

Konjungsi korelatif ialah merupakan konjungsi yang menyatu padukan dua kata, frase atau klausa dan hubungan kedua unsur itu memiliki derajat yang sama. Hubungan ini biasanya dapat  dinyatakan dengan memakai konjungsi

4 Konjungsi Antarkalimat

Konjungsi antarkalimat ialah merupakan konjungsi yang menghubungkan suatu kalimat dengan kalimat yang lain. Konjungsi antar kalimat ini pasti harus diawali dengan kalimat baru serta memakai huruf kapital pada awal kalimat

5 Konjungsi Antarparagraf

Konjungsi antar paragraf yang biasanya selalu diawali dengan suatu paragraf yang berhubungan dengan paragraf sebelumnya didasarkan pada kandungan makna di paragraf sebelumnya.

Konjungsi antarparagraf yang biasa dipakai yakni adapun, mengenai, akan hal,  dalam pada itu.  Adapun ,konjungsi antarparagraf biasanya terdapat dalam cerita sastra lama atau kuno yaitu alkisah, sebermula.

 

Contoh kalimat konjungsi kronologis

 

  • Setelah sampai di pasar,  lalu Ibu membeli sayur-sayuran dan beberapa macam bumbu-bumbu dapur.
  • Obat tersebut bisa diminum sebelum Anda makan terlebih dahulu.
  • Aku akan pulang ke rumah sebelum matahari terbenam.
  • Wortel dan kentang tersebut dipotong agak kecil, kemudian baru dimasukkan ke dalam kuah sayur sup,
  • Para siswa dan siswi bertaburan meninggalkan kelas sesudah bel istirahat berbunyi.
  • Biasanya, Ayah selalu mengantar Maya terlebih dahulu ke sekolah, lalu langsung berangkat ke kantor.
  • Biasanya, Ibu selalu pergi ke pasar sesudah salat subuh.
  • Ayah selalu pulang dari kantor sebelum azan isya dikumandangkan.
  • Daging ayam yang baru dibeli dari pasar itu harus dicuci terlebih dahulu, kemudian baru dipotong dan  di masak sesuai dengan kebutuhan.
  • Ayam goreng yang telah masak tersebut harus ditiriskan dulu sejenak, sesudah itu baru disajikan dan disantap.
  • Bantu dulu Ibu memasak di dapur, sesudah itu kamu baru dipersilahkan bermain bersama teman-temanmu.
  • Ketika aku berangkat ke sekolah, aku bertemu dengan seorang nenek-nenek yang kesulitan saat menyebrang, lalu nenek itu aku bantu agar bisa menyebrang.
  • Anak-anak yang bermain seharian di tanah lapang tersebut akhirnya pulang juga ke rumahnya masing-masing sesudah waktu senja telah tiba.
  • Andi baru diperbolehkan mengendarai motor oleh Ayahnya sesudah dia lulus kuliah.
  • Bilaslah terlebih dahulu pakaian sampai bersih, kemudian baru dijemur di bawah sinar matahari yang terik.
  • Obat itu harus diminum sesudah pasien makan terlebih dahulu.
  • Akan aku selesaikan masalah ini sebelum makin rumit dan tidak terselesaikan.
  • Perempuan itu menoleh kearahku, kemudian dia pun memberikan senyumnya kepadaku.
  • Kerjakanlah soal-soal tersebut dengan baik dan benar, lalu dikumpulkan jika sudah selesai dikerjakan.
  • Nasihatilah dirimu dahulu sebelum menasihati orang lain.
  • Aku harus cepat berangkat ke sekolah sebelum terlambat dan dihukum oleh kepala sekolah.
  • Jemurlah pakaian yang telah dicuci hingga kering, lalu setelah itu baru dijemur jika pakaian sudah kering.
  • Rapat kali ini akan dilakukan dan di mulai sesudah jam makan siang kantor.
  • Para murid akaun kembali ke ruang kelas masing-masing sesudah bel masuk dibunyikan

Demikian penjelsan mengenai konjungsi kronologis beserta pengertian dan jenis-jenisnya . Semoga dapat menjadi sumber referensi dan dapat bermanfaat bagi yang membacanya’

Artikel Lainnya: