Proposisi –  Pengertian, Jenis, Bentuk dan Contohnya

Posted on

Proposisi –  Pengertian, Jenis, Bentuk dan Contohnya

Laelitm.com – Setelah kita membahas mengenai ringkasan dan karangan pada artikel sebelumnya, sekarang kita akan membahas mengenai proposisi mulai dari pengertian, jenis, bentuk hingga contohnya lengkap khusus untuk kamu. Nah, coba tebak, apa itu proposisi! Jika belum tahu, langsung saja deh simak di bawah ini yuk!

Pengertian Proposisi

Proposisi adalah suatu tutur atau bisa dibilang juga sebuah pernyataan yang digunakan untuk melukiskan keadaan yang belum tentu benar atau pun salah di dalam bentuk sebuah kalimat berita. Proposisi sendiri merupakan istilah yang digunakan di dalam analisis logika.

Keadaan mau pun peritiwa – peristiwa tersebut pada umumnya akan melibatkan seseorang atau pun orang lain yang dirujuk oleh ujaran atau pernyataan yang ada di dalam sebuah kalimat.

Kebenaran dari sebuah Proposisi sendiri berkorespondensi dengan fakta, sedangkan sebuah Proposisi yang salah tentu saha tidak berkorespondensi dengan fakta. Secara umum Proposisi terdiri atas empat unsur yang dua di antaranya adalah materi pokok Proposisi sementara dua yang lain sebagai hal yang menyertai Proposisi  ini sendiri.

Empat unsur Proposisi yang dimaksud adalah term yang merupakan subjek, term yang berperan sebagai predikan, kopula dan yang terakhir adalah kuantor.

Jenis – Jenis Proposisi

Proposisi terdiri dari beberapa jenis dan secara sederhana bisa dibedakan atas empat macam jenis. Berikut ini adalah jenis – jenis Proposisi :

  1. Proposisi Universal Afirmatif

Jenis dari Proposisi yang pertama adalah Proposisi universal afirmatif yang merupakan pernyataan yang memiliki sifat umum yang membenarkan adanya sebuah hubungan antara subjek dengan predikat yang biasanya dirumuskan atau dilambangkan dengan “S” dan “P”

  1. Proposisi Universal Negatif

Jenis Proposisi yang kedua adalah Proposisi universal negatif yang merupakan pernyataan yang memiliki sifat umum untuk digunakan sebagai pengingkaran atau mengingkari adanya suatu hubungan antara subjek dengan predikat yang bisa dirumuskan atau dilambangkan dengan “S” dan “P”.

  1. Proposisi Partikular Afirmatif

Jenis Proposisi yang berikutnya adalah Proposisi partikular afirmatif yang merupakan pernyataan yang memiliki sifat khusus yang membenarkan adanya sebuah hubungan antara subjek dengan predikat yang bisa dirumuskan atau dilambangkan dengan “S” dan “P”.

  1. Proposisi Partikular Negatif

Nah sementara jenis Proposisi yang terakhir adalah Proposisi partikular negatif yang merupakan pernyataan yang memiliki sifat khusus untuk mengingkari adanya suatu hungan antara subjek dengan predikat yang bisa dirumuskan atau dilambangkan dengan “S” dan “P”.

Bentuk – Bentuk Proposisi

Proposisi sendiri juga dibedakan berdasarkan dua jenis Proposisi yakni berdasarkan kualitas yakni positif dan netafif dan berdasarkan dengan kuantitas yakni umum dan khusus. Untuk bentuknya sendiri terdapat empat macam bentuk dari Proposisi. Dan mau tahu apa saja bentuk Proposisi dan penjelasannya, langsung saja simak di bawah ini ya, penjelasannya :

  1. Bentuk Proposisi yang pertama yakni Proposisi umum – positif yang disebut dengan proposisi A.
  2. Bentuk proporsi kedua yakni Proposisi umum – negatif yang disebut dengan proposisi E.
  3. Bentuk Proposisi yang ketiga adalah Proposisi khusus – positif yang disebut denga proposisi I.
  4. Sedangkan bentuk Proposisi yang terakhir adalah Proposisi umum – negatif yang disebut dengan proposisi O proposisi umum-positif adalah proposisi yang predikatnya membenarkan keseluruhan dari subjek.

Proposisi umum – negatif merupakan Proposisi yang predikatnya mengingkari semua atau keseluruhan dari subjek ( E ). Proposisi khusus – positif adalah proporsi yang predikatnya membenarkan sebagai subjek ( I ).

Contoh Proposisi

Tak lengkap rasanya jika hanya mengetahui mengenai pengertian Proposisi saja tanpa mengetahui contoh dan bagaimana bentuk kalimatnya, nah untuk itu kami juga sudah menyiapkan contoh kalimat Proposisi. Berikut ini contohnya :

  1. Semarang merupakan Ibu kota Provinsi Jawa Tengah ( merupakan Proposisi yang bernilai benar karena Ibu Kota Jawa Tengah memang Semarang ).
  2. Soekarno adalah Presiden Pertama Republik Indonesia ( merupakan Proposisi yang benar adanya )
  3. 3 + 9 = 10 ( merupakan proposisi yang bernilai salah ).
  4. x + 4 = 11 ( bukan termasuk Proposisi karena nilai “x” belum ditentukan ).

 

Demikian penjelasan kali ini mengenai Proposisi mulai dari pengertian, jenis, bentuk hingga contohnya, jadi sudah tahu kan, apa itu Proposisi? Semoga bermanfaat dan sampai jumpa pada pembahasan berikutnya.

Artikel Lainnya :