Rumus Arus Listrik – Paralel, Ampere, Contoh Soal

Posted on

Rumus Arus Listrik – Paralel, Ampere, Contoh Soal

Rumus Arus Listrik – Pada kesempatan kali ini, artikel ini akan membahas secara lengkap mengenai rumus arus listrik mulai dari pengetian arus listrik, rumus arus listrik, apa itu parallel dan ampere hingga dilengkapi dengan contoh soalnya. Sebelum berlanjut ke pembahasan mengenai arus listrik salah satu hal yang wajib anda ketahui adalah, arus listrik memiliki beberapa macam yakni arus listrik searah, arus listrik parallel, arus listrik 3 phase, arus listrik bolak balik, arus listrik seri, arus listrik ac dan yang terakhir adalah arus listrik dc.

Pengertian Lengkap Arus Listrik

Apa itu arus listrik? Arus listrik adalah banyaknya muatan listrik yang disebabkan dari pergerakan elektron-elektron yang mengalir melalui suatu titik di dalam sirkuit listrik di tiap satuan waktunya. Sedangkan itu arus listrik itu sendiri bisa diukur dalam satuan coulomb atau detik atau bisa juga dengan ampere.

Di dalam kehidupan anda sehari-hari sebenarnya contoh dari arus listrik sendiri berkisar mulai dari yang sangat lemah yang dalam satuan mikro ampere (A) seperti di dalam jaringan tubuh manusia hingga yang sangat kuat yakni 1 – 200 kilo ampere (kA). Contohnya yakni seperti yang bisa anda lihat pada sebuah petir.

Selain itu di dalam kebanyakan sirkuit arus searah bisa diasumsikan resistan terhadap arus listrik adalah konstan sehingga besar arus yang mengalir pada sirkuit tergantung pada berapa voltase serta resistansi sesuai dengan hukum Ohm yang diberlakukan.

Kemudian arus listrik sendiri adalah pecahan dari 7 satuan pokok yang ada di dalam satuan SI atau yang juga dikenal dengan Satuan Internasional. Kemudian satuan SI untuk arus listrik adalah Ampere yang dilambangkan dengan A. Akan tetapi secara formal satuan ampere di definisikan sebagai arus konstan yang jika dipertahankan akan menghasilkan sebuah gaya yang besarnya yakni serta di antara penghantar ini lurus sejajar dengan luas penampang yang dapat diabaikan dan berjarak 1 meter satu sama lain di dalam ruang hampa udara.

Lanjut ke pembahasan yang berikutnya yakni membahas mengenai rumus-rumus arus listrik. Anda bisa melihat pembahasannya secara lengkap di bawah ini:

 

Berikut Ini Adalah Macam – Macam Rumus Arus Listrik

Berikut ini merupakan rumus kuat arus listrik :

I = Q/t

 

Penjelasan :

I = Arus listrik ( A )

Q = Muatan listrik ( C )

t = Waktu ( s )

Rumus untuk hubungan antara kuat arus listrik dan beda potesial:

I = V/R

Penjelasan :

I = Kuat arus listrik ( A )

R = Hambatan listrik ( Ω )

V = Beda potensial listrik ( V )

Sementara secara umum arus listrik yang mengalir pada suatu waktu tertentu adalah seperti di bawah ini:

I = dQ/dt

Dengan begitu bisa ditentukan jumlah dari muatan total yang dipindahkan pada rentang waktu 0 – t atau waktu melalui integrasi seperti di bawah ini:

Q = dQ =  dt

Kemudian sesuai dengan persamaan yang ada di atas, arus listrik adalah besaran scalar karena baik dari muatan atau dari waktu yang adalah besaran dari scalar tersebut.

Berikut ini adalah contoh gambar gabungan dari arus listrik, beda potensial, kuat arus listrik dan juga hambatan listrik.

 

Paralel

Rangkaian parallel adalah rangkaian yang disusun secara berderet dan juga secara sederhana. Rangkaian parallel sendiri diartikel sebagai rangkaian listrik yang semua bagian-bagiannya terhubung dengan cara bersusun. Sehingga membuat rangkaian parallel terbentuk cabang di antara sumber arus listrik yang ada.

 

Sudah mengerti kan mengenai penjelasan lengkap arus listrik mulai dari pengertiannya secara jelas, rumus arus listrik hingga apa itu parallel. Untuk lebih menambah ilmu pengetahuan anda dan membuat anda lebih mengerti mengenai rumus arus listrik, maka pada artikel ini juga akan memberikan contoh soal untuk anda gunakan sebagai latihan belajar. Setelah mengerjakannya anda pun bisa memeriksa jawaban yang sudah kami sediakan lengkap beserta dengan penjelasannya. Tak perlu berlama-lama lagi, berikut ini adalah contoh soal arus listrik lengkap dengan jawaban dan penjelasannya.

Contoh Soal:

  1. Apabila ada arus listrik yang memiliki hambatan di dalam suatu rangkaian dengan besar arus listriknya yakni 4,0 ampere dan di dalam waktu sekitar 10 sekon maka berapakah besar muatan yang terdapat pada listriknya?

Jawaban:

Jika diketahui = I =  4,0 ampere

t = 10 sekon

Coba tentukan berapakah besar muatan listrinya!

Penjelasan

= I = Q/t

4,0 ampere=              Q/10 sekon

Q = 4,0 ampere x 10 sekon

Q = 40 C

Sehingga besar muatannya dapat diketahui adalah 40 C

 

  1. Jika diketahui ada sebuah arus listrik 2 ampere yang mengalir pada sebuah kawat penghantar dengan beda potensialnya yang di kedua ujungnya adalah 12 V. Maka coba cari tahu berpakah hambatan yang terdapat pada kawat tersebut?

Jawaban:

Apabila diketahui = I = 2 A

v = 12 V

Coba tentukan hambatan yang ada pada kawat!

Penyelesaian: =        R = V/I

R = 12 V/2A

R = 6 Ω

Sehingga bisa diketahui jika hambatan yang ada pada kawat tersebut adalah 6 Ω