Tahun Kabisat – Pengertian, Ciri – Ciri, Beserta Contoh

Posted on

Tahun Kabisat – Pengertian, Ciri – Ciri, Beserta Contoh

Laelitm.com – Pastinya anda pernah mendengar tahun kabisat bukan? Tahun yang hanya muncul setiap empat tahun ini membuat jumlah hari menjadi lebih banyak dari biasanya sehingga menyebabkan salah satu bulan mempunyai hari yang lebih banyak dari tahun biasanya yang menjadikan bulan ini menjadi lebih unik dibanding bulan lainnya. Mau tahu bulan apa itu? Yuk simak penjelas lengkapnya di bawah ini .

Pengertian Tahun Kabisat

Tahun kabisat merupakan tahun yang mempunyai jumlah hari lebih banyak yakni 366 hari dibanding dengan tahun lainnya yakni 365 hari, dan yang lebih unik lagi tahun kabisat ini hanya terjadi setiap empat tahun sekali.

Untuk penambahan hari pada tahun kabisat sendiri diberikan pada bulan Februari yang pada tahun biasanya di bulan ini hanya memiliki 28 hari maka di tahun kabisat bulan ini memiliki 29 hari yang hanya terjadi pada empat tahun sekali, hal ini membuat seseorang yang terlahir di tahun kabisat tepatnya di tanggal 29 Februari hanya akan merayakan ulang tahunnya setiap empat tahun sekali. Unik bukan?

Cara mudah untuk bisa menentukan tahun kabisat atau bukan, bisa menggunakan algoritma seperti di bawah ini :

  1. Apabila angka tahun tersebut habis dibagi 400 maka tahun tersebut sudah pasti merupakan tahun kabisat.
  2. Apabila angka tahun tersebut tidak habis dibagi 400 namun habis dibagi 100 maka bisa dipastikan jika tahun tersebut bukalah tahun kabisat.
  3. Apabila angka tahun tersebut tidak habis dibagi 400 dan tidak habis dibagi 100, namun tahun tersebut habis dibagi 4, maka bisa dipastikan jika tahun tersebut merupakan tahun kabisat.
  4. Apabila tahun tersebut tidak habis dibagi 400, tidak habis dibagi 100 dan tidak pula habis dibagi 4 maka sudah bisa dipastikan jika tahun tersebut bukanlah tahun kabisat.

Asal Usul Tahun Kabisat

Lap year adalah istilah bahasa Inggris untuk tahun kabisat yang mulanya diciptakan oleh astronom sosiogenes yang berasal dari Alexandria yang pada masa kekaisaran Romasi Julius Caesar dengan membuat kalender Julian yang terdapat waktu 365,25 hari di dalam waktu satu tahun. Akan tetapi pada akhirnya terjadi pembulan pada hari tersebut hingga menjadi 365 hari.

Sementara sisa waktu yang 0,25 hari apabila dijumlahkan di dalam empat tahun maka akan dapat menjadi 1 hari, maka dari itu setiap empat tahun sekali akan terjadi penambahan 1 hari yang terjadi pada bulan Februari.

Perhitungan yang dilakukan pada tahun kabisat ini sendiri berdasarkan pada perputaran bumi yang sebenarnya di dalam mengelilingi matahari selama 365,25, maka dari itu untuk memperbaiki dan juga untuk menyeimbangkan jadwal waktu tersebut maka terlahirlah tahun kabisat.

Bulan Februari sendiri mulanya mempunyai 29 hari pada tahun biasa serta 30 hari pada tahun kabisat akan tetapi pada saat Kaisar Romawi August Caesar, 1 hari yang terdapat pada bulan Februari dikurangi dan dialihkan pada bulan Agustus yang waktu itu hanya mempunyai 30 hari dengan begitu pada tahun biasa bukan tahun kabisat, Februari berjumlah 28 hari dan Agustus berjumlah 31 hari.

Bulan Februari sendiri terpaksa dikurangi dengan tujuan kpraktisan serta kemudahan untuk mengingat bulan Januari dan Februari yang adalah bulan baru yang ditambahkan oleh King Numa Pompilius guna melengkapi jumlah perhitungan hari di dalam satu tahun yang sebelum di dalam satu tahun hanya terdapat 10 bulan.

Di dalam perkembangan sistem penanggalan kabisat pada akhirnya digunakan kalender Gregorian yang digunakan untuk menerapkan kriteria tahun kabisat yang dilakukan oleh Paus Geegorius XIII pada tahun 1582, penetapan tahun kabisat sendiri adalah tahun yang habis dibagi 400 dan dibagi 4 serta tidak berlaku pada abad baru atau kelipatan 100.

Meski begitu perhitungan tersebut belum 100 % akurat sehingga bisa meleset satu hari di dalam kurun waktu ribuan tahun mendatang.

Ciri – Ciri Tahun Kabisat

Tahun kabisat sendiri memiliki ciri ciri yang sangat mudah untuk dikenali, yakni :

  1. Tahun kabisat habis dibagi 4 dan tidak habis dibagi 100.
  2. Tahun kabisat habis dibagi 400 dan 100

Nah, itu lah tadi pembahasan mengenai tahun kabisat yang hanya terjadi setiap 4 tahun sekali. Semoga bermanfaat sampai jumpa.

Artikel Lainnya :