Teori Kinetik Gas – Pengertian, Penerapan, Contoh soal

Posted on

Teori Kinetik Gas – Pengertian, Penerapan, Contoh soal

Teori Kinetik Gas – Pada kali ini kita akan membahas mengenai teori kinetik gas, mulai dari pengertian lengkapnya, penerapan pada kehidupan sehari – hari dan contoh soal yang disertai dengan jawaban yang benar. Tapi sebelum itu, apakah anda sudah tahu apa itu teori kenetik gas.

Teori kinetik gas ini merupakan teori yang menjelaskan tentang sifat – sifat gas ideal secara teoritis, jika didasarkan teori kinetik gas, gas sendiri terbentuk oleh molekul – molekul gas yang bergerak secara acak dengan arah gerak yang lebih konstan. Molekul gas sendiri bergerak dengan kecepatak yang sangat tinggi dan saling bertubrukan dengan molekul – molekul yang lainnya serta dengan bertabrakan dengan dinding secara terus – menerus.

Pengertian Teori Kinetik Gas

Teori kinetik gas adalah teori yang pertama kali menjelaskan mengenai tekanan gas yang didasarkan oleh tubrukan molekul – molekul, bukannya didasarkan dengan gaya statik yang menyebabkan molekul – molekul menjadi saling menjauhi satu sama lain. Teori kinetik gas juga menjelaskan mengenai bagaimana ukuran molekul yang ada di dalam gas bisa mempengaruhi kecepatan gerak molekul itu sendiri.

Asumsi yang Dipakai Pada Teori Kinetik Gas

Supaya teori kinetic gas bisa menjelaskan alasan mengapa gas bisa bereaksi seperti yang seharusnya sehingga diperlukan asumsi – asumsi yang bisa mendukung properti gas itu sendiri.

Berdasarkan teori kinetik

  1. Gas dapat terbentuk dari adanya molekul – molekul yang bergerak dengan cara yang konstan serta acak. Molekul juga bergerak secara lurus sehingga bertubrukan dengan molekul yang lainnya atau dengan dinding.
  2. Molekuk dianggap titik bermassa yang tak mempunyai volume atau molekul berukuran yang sangat kecil dibandingkan dengan jarak antara molekul, sehingga pada gas ideal ukuran molekul ini diabaikan.
  3. Tidak adanya gaya molecular yang bekerja, atau tidak ada gaya yang tarik menarik atau tolak menolak di antara molekul.
  4. Tekanan gas yang diakibatkan karena tubrukan molekul – molekul gas, sehingga tidak ada energi yang hilang atau pun terbentuk diakibatkan oleh tubrukan.
  5. Waktu terjadinya tubrukan diabaikan dibandingkan dengan waktu di antara tubrukan.
  6. Energi kinetik gas adalah sebuah pengukuran yang didasarkan temperature gas dalam Kelvin. Setiap molekul – molekul gas mempunyai kecepatan yang berbeda – beda akan tetapi temperatur dan juga energi kinetik gas itu sendiri diukur berdasarkan kecapatan rata – rata molekul – molekul itu sendiri.
  7. Energi kinetik rata – rata molekul gas ini sebanding dengan temperaturnya apabila meningkat temperaturnya maka kecepatan gerak molekul – molekul gas akan semakin meningkat pula.
  8. Semua gas pada temperature ini ditentukan mempunyai energi kinetic rata – rata yang sama.
  9. Molekul gas yang lebih ringan bergerak lebih cepat jika dibandingkan dengan molekul gas yang lebih berat.

Penerapan Teori Kinetik Gas Yang Ada Pada Kehidupan Sehari – Hari

1.) Pada saat anda sering menggunakan motor dan motor akan menjadi lebih panas, bukan hanya pada mesin saja yang menjadi lebih panas tapi juga body motor serta ban yang menjadi lebih panas. Ban motor akan lebih sering bersentuhan dengan aspal yang tentu menjadi lebih panas, sehingga suhu ban menjadi meningkat dan akan menjadi lebih panas. Pada saat suhu meningkat otomatis tekanan yang ada di dalam ban juga akan ikut meningkat.

2.) Ketika anda memasukkan kopi hangat di dalam botol lalu menutupnya segera maka lama kelamaan suhu akan turun dan menyesuaikan dengan lingkungan yang ada di sekitarnya. Turunnya suhu yang ada pada kopi ini membuat rumus gas ideal mulai bekerja yakni pada saat suhu turun membuat tekanan di dalam botol menjadi turun, hal inilah yang membuat botol kopi menjadi kempes seperti tersedot.

 

Contoh Soal

Pada saat anda sedang mengadakan sebuah pesta ulang tahun dan menginginkan sebuah ruangan besar untuk diisi dengan sebuah balon helium yang juga besar, temperature ruangan sebesar 24 derajat celcius, balon akan diisi dengan gas helium yang mempunyai volume sebesar 0,24 m3, dan juga tekanan di dalamnya sebesar 0,038 atm. Coba hitung ada berapa besar tekanan akhir balon besar tersebut sehingga bisa menempati ruangan sebesar 0,4 m3!

 

Jawaban:

Dari soal di atas maka diketahui jika termperatur ruangan tak akan berubah – ubah atau bisa disebut juga konstan sehingga anda bisa menggunakan hukum boyle dalam menyelesaikan contoh soal di atas.

PV = k

P1V1 = P2V2

Maka besar P2 didapat sebesar:

P_2 = \frac{P_1V_1}{V_2}

P_2 = \frac{(0,038 atm)(0,24 m^3)}{(0,4 m^3)} = 0,0028 atm

 

Bagaimana cukup mudah kan untuk menyelesaikan contoh soal di atas? Coba periksa apakah anda sudah bisa menjawabnya dengan benar. Jika masih salah, jangan menyerah untuk berlatih ya.

Demikian pembahasan mengenai teori kinetik gas, mulai dari pengertian lengkapnya, penerapan di dalam kehidupan sehari – hari hingga contoh soal dan jawabannya.

Artikel Lainnya